Example 728x250
Education

UM Pastikan Tidak Ada Ambang Batas di SNBP 2026, Cek Kapasitas Seluruh Prodi!

7
×

UM Pastikan Tidak Ada Ambang Batas di SNBP 2026, Cek Kapasitas Seluruh Prodi!

Share this article

Universitas Negeri Malang (UM) telah menegaskan bahwa tidak ada sistem passing grade dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Kepala Subdirektorat Seleksi UM, Rizky Firmansyah, memastikan bahwa seleksi ini berbasis peringkat dan skor, bukan angka patokan tertentu. Informasi tentang passing grade disebut sebagai mitos yang tidak benar.

Rizky juga menolak isu-isu lain yang sering mengelilingi SNBP, seperti pengaruh sekolah unggulan atau status eligible. Menurutnya, semua siswa lulusan 2025/2026 memiliki peluang yang sama untuk diterima di UM. Tidak ada sistem blacklist atau zonasi dalam proses seleksi ini.

Pemahaman Mengenai Sistem SNBP 2026

Calon mahasiswa UM sedang mengisi formulir pendaftaran SNBP 2026

Sistem seleksi SNBP 2026 di UM terdiri dari dua komponen utama, yaitu 50 persen nilai rapor dan 50 persen dari komponen lain. Komponen lain tersebut mencakup nilai mata pelajaran pendukung, sertifikat prestasi, serta portofolio khusus untuk program studi seni dan olahraga.

Calon mahasiswa baru diminta untuk merencanakan strategi pemilihan prodi dengan cermat. Mereka harus menganalisis daya tampung, jumlah pendaftar tahun sebelumnya, serta tingkat keketatan jurusan. Rizky menekankan pentingnya penurunan ego dan pemilihan prodi yang tepat sebagai kunci kelulusan SNBP 2026.

Daftar Daya Tampung Prodi di UM 2026

Mahasiswa UM sedang mengikuti kuliah di kampus utama

Daya tampung UM untuk penerimaan 2026 mencapai 13.691 mahasiswa yang terbagi dalam tiga jalur seleksi: SNBP (4.134), SNBT (4.789), dan mandiri (4.768). Berikut rincian daya tampung setiap fakultas:

Fakultas Ilmu Pendidikan

  • Bimbingan dan Konseling: 65
  • Teknologi Pendidikan: 63
  • Manajemen Pendidikan: 59
  • Pendidikan Non Formal: 75
  • Pendidikan Guru Sekolah Dasar: 125
  • Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini: 65
  • Pendidikan Khusus: 56

Fakultas Sastra

  • Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah: 59
  • Bahasa dan Sastra Indonesia: 45
  • Ilmu Perpustakaan: 51
  • Pendidikan Bahasa Inggris: 54
  • Bahasa dan Sastra Inggris: 45
  • Pendidikan Bahasa Arab: 72
  • Pendidikan Bahasa Jerman: 42
  • Pendidikan Bahasa Mandarin: 36
  • Pendidikan Seni Rupa: 55
  • Pendidikan Seni Pertunjukan: 57
  • Desain Komunikasi Visual: 57

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Proses pembelajaran di laboratorium Fakultas Teknik UM

  • Pendidikan Matematika: 80
  • Matematika: 77
  • Sains Aktuaria: 49
  • Pendidikan Fisika: 75
  • Fisika: 75
  • Pendidikan Kimia: 70
  • Kimia: 51
  • Pendidikan Biologi: 45
  • Biologi: 37
  • Bioteknologi: 28
  • Gizi: 30
  • Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam: 75

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

  • Pendidikan Bisnis: 42
  • Pendidikan Administrasi Perkantoran: 54
  • Manajemen: 85
  • Pendidikan Akuntansi: 40
  • Akuntansi: 72
  • Pendidikan Ekonomi: 45
  • Ekonomi Pembangunan: 55

Fakultas Teknik

  • Pendidikan Teknik Mesin: 55
  • Pendidikan Teknik Otomotif: 55
  • Teknik Mesin: 35
  • Teknik Industri: 38
  • Pendidikan Teknik Bangunan: 47
  • Teknik Sipil: 46
  • Arsitektur: 28
  • Teknik Lingkungan: 28
  • Pendidikan Teknik Informatika: 34
  • Pendidikan Teknik Elektro: 42
  • Teknik Informatika: 35
  • Teknik Elektro: 40
  • Pendidikan Tata Boga: 34
  • Pendidikan Tata Busana: 37

Fakultas Ilmu Keolahragaan

Mahasiswa Fakultas Vokasi UM sedang praktikum di laboratorium

  • Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi: 79
  • Kesehatan Masyarakat: 114
  • Ilmu Keolahragaan: 55
  • Pendidikan Kepelatihan Olahraga: 55

Fakultas Ilmu Sosial

  • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: 65
  • Hukum: 70
  • Pendidikan Geografi: 70
  • Geografi: 54
  • Pendidikan Sejarah: 70
  • Sejarah: 35
  • Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial: 45
  • Pendidikan Sosiologi: 55
  • Ilmu Komunikasi: 55
  • Pariwisata: 49

Fakultas Psikologi

  • Psikologi: 105

Fakultas Vokasi

  • D4 Perpusatakaan Digital: 35
  • D4 Animasi: 43
  • D4 Manajemen Pemasaran: 45
  • D4 Akuntansi: 45
  • D4 Teknologi Rekayasa Otomotif: 32
  • D4 Teknologi Rekayasa dan Pemeliharaan Bangunan Sipil: 35
  • D4 Teknologi Rekayasa Manufaktur: 30
  • D4 Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi: 35
  • D4 Teknologi Rekayasa Sistem Elektronika: 30
  • D4 Tata Boga: 35
  • D4 Desain Mode: 40

Fakultas Kedokteran

  • Kedokteran: 11
  • Keperawatan: 11
  • Kebidanan: 11

Strategi Pemilihan Prodi untuk Kelulusan SNBP 2026

Rizky menyarankan calon mahasiswa untuk memilih dua prodi saat mendaftar. Ia menegaskan bahwa memilih satu prodi tidak menjamin kelulusan. Oleh karena itu, siswa harus memanfaatkan seluruh kesempatan yang tersedia.

Informasi lebih lanjut tentang daya tampung dan proses pendaftaran bisa dilihat melalui tautan resmi UM di [https://seleksi.um.ac.id/daya-tampung/].

(Read also: Daftar 5 Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia)

FAQ SNBP 2026 di UM

Q: Apakah ada passing grade dalam SNBP 2026 di UM?

A: Tidak, passing grade adalah mitos. Seleksi berbasis peringkat dan skor.

Q: Apa saja komponen penilaian SNBP 2026?

A: 50% nilai rapor dan 50% dari komponen lain seperti nilai mata pelajaran pendukung, sertifikat prestasi, serta portofolio.

Q: Bagaimana strategi pemilihan prodi agar lolos SNBP 2026?

A: Analisis daya tampung, jumlah pendaftar, dan tingkat keketatan jurusan. Pilih dua prodi untuk meningkatkan peluang.

Q: Apakah semua siswa memiliki peluang yang sama untuk diterima?

A: Ya, tidak ada sistem blacklist atau zonasi. Semua siswa lulusan 2025/2026 memiliki peluang yang sama.

Q: Di mana bisa mendapatkan informasi lebih lanjut?

A: Informasi dapat dilihat melalui tautan resmi UM di [https://seleksi.um.ac.id/daya-tampung/].

Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di UM menawarkan peluang yang adil bagi semua siswa. Dengan strategi pemilihan prodi yang tepat dan pemahaman yang baik tentang sistem seleksi, calon mahasiswa dapat meningkatkan peluang diterima di kampus favorit mereka. UM tetap berkomitmen pada transparansi dan keadilan dalam proses penerimaan mahasiswa baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *