Example 728x250
none

Trump Tepis Kritik Terkait Video Rasis Obama: Saya Tidak Salah

5
×

Trump Tepis Kritik Terkait Video Rasis Obama: Saya Tidak Salah

Share this article

Presiden AS Donald Trump Menepis Kecaman Terkait Video Rasis yang Menggambarkan Keluarga Obama sebagai Kera

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa dirinya “tidak melihat” bagian video rasis di media sosialnya yang menggambarkan Barack dan Michelle Obama sebagai kera. Klip rasis tersebut muncul pada bagian akhir video berdurasi 62 detik yang sebelumnya berisi klaim tentang kecurangan pemilihan presiden 2020. Setelah mendapat banyak kritikan, video itu kini telah dihapus dari akun Truth Social milik Trump.

Trump mengklaim bahwa dia hanya melihat bagian awal dari video. Video tersebut kemudian diunggah oleh seorang stafnya. Ia menyatakan tidak mengetahui bahwa video itu memuat gambar keluarga Obama sebagai kera. Senator Partai Republik, Tim Scott, mengecam konten tersebut dengan menyebutnya sebagai “hal paling rasis yang pernah saya lihat dari Gedung Putih ini.”

Tim Scott berpidato di depan kamera

Konten Video yang Dianggap Rasis dan Pembenaran Awal

Video rasis yang menggambarkan Obama sebagai kera

Video tersebut mengingatkan khalayak pada karikatur rasis yang membandingkan orang kulit hitam dengan kera. Karikatur itu tampaknya diambil dari unggahan di platform X, yang dibagikan oleh pembuat meme konservatif, Xerias, pada Oktober lalu. Selain Obama, video juga menggambarkan beberapa tokoh terkemuka dari Partai Demokrat lainnya sebagai hewan, termasuk anggota DPR AS, Alexandria Ocasio-Cortez; Wali Kota New York, Zohran Mamdani; dan mantan Menteri Luar Negeri, Hillary Clinton. Mantan Presiden Joe Biden juga digambarkan sebagai seekor kera yang sedang memakan pisang.

Awalnya, staf kepresidenan di Gedung Putih membela video itu dengan menyebutnya sebagai “video meme internet” seraya meminta para kritikus untuk “menghentikan kemarahan palsu”. Namun, setelah mendapat kecaman keras, termasuk dari beberapa senator Partai Republik, unggahan itu dihapus dari akun Truth Social, milik Trump.

Reaksi Internal Partai Republik dan Kritik dari Tokoh Politik

Karoline Leavitt menjawab pertanyaan wartawan

Beberapa anggota Partai Republik sendiri memberikan kritik terhadap unggahan tersebut. Senator Scott menyatakan melalui unggahannya bahwa dirinya “berdoa agar hal itu palsu karena itu adalah hal paling rasis yang pernah saya lihat keluar dari Gedung Putih ini.” Ia menambahkan bahwa Presiden harus menghapus unggahan tersebut.

Anggota dewan dari Partai Republik asal New York, Mike Lawler, menyebut unggahan itu “salah dan sangat menghina baik itu disengaja maupun sebuah kesalahan.” Ia menyarankan agar konten itu “segera dihapus, yang disertai dengan permintaan maaf.”

Penjelasan dari Gedung Putih dan Penolakan atas Isu Rasisme

Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa seorang staf telah “secara keliru” mengunggah konten itu. Dalam sebuah pernyataan yang dikirimkan kepada BBC sebelumnya, Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, sempat menyatakan bahwa klip tersebut berasal dari “video meme internet yang menggambarkan Presiden Trump sebagai Raja Hutan dan anggota Demokrat sebagai karakter dari The Lion King.”

Leavitt menambahkan, “Mohon hentikan kemarahan palsu ini dan beritakanlah sesuatu yang benar-benar penting bagi publik Amerika hari ini.”

Respons dari Tokoh-Tokoh Lain dan Kritik Terhadap Trump

Gavin Newsom berbicara di depan kamera

Dalam unggahan singkatnya, Gubernur Illinois JB Pritzker menyatakan bahwa “Donald Trump adalah seorang rasis.” Kantor Gubernur California, Gavin Newsom juga menulis di platform X, “Perilaku menjijikkan dari presiden. Setiap anggota Republik harus mengecam ini. Sekarang.”

Pemimpin Minoritas DPR, Hakeem Jeffries, menanggapi video terbaru ini dengan menyebut Trump sebagai sosok yang “keji, tidak stabil, dan berbahaya.” Ia menambahkan, “Setiap anggota Republik harus segera mengecam kefanatikan menjijikkan Donald Trump.”

Peristiwa Sebelumnya dan Riwayat Trump yang Berulang

Trump memiliki riwayat panjang dalam mengkritik dan menyerang Obama. Sebelum masa jabatan pertamanya sebagai presiden, Trump secara aktif melontarkan klaim palsu bahwa Obama, yang lahir di Hawaii, sebenarnya lahir di Kenya dan oleh karena itu tidak memenuhi syarat untuk menjadi presiden. Trump kemudian mengakui bahwa Obama lahir di Amerika Serikat.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah video rasis tersebut benar-benar dibuat oleh Trump?

Tidak, video tersebut diunggah oleh seorang stafnya. Trump mengklaim bahwa ia hanya melihat bagian awal dari video tersebut.

Apa alasan Trump menepis kecaman terhadap video tersebut?

Trump menyatakan bahwa dirinya “tidak melihat” bagian video rasis dan mengklaim bahwa ia hanya melihat bagian awal dari video tersebut.

Bagaimana reaksi dari partai politik dan tokoh-tokoh politik?

Banyak tokoh Partai Republik mengecam video tersebut, termasuk Senator Tim Scott dan anggota dewan Mike Lawler. Mereka menuntut agar konten tersebut segera dihapus dan diberikan permintaan maaf.

Apa peran staf kepresidenan dalam pengunggahan video tersebut?

Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa seorang staf telah “secara keliru” mengunggah konten itu.

Apa tindakan selanjutnya yang akan dilakukan oleh Gedung Putih?

Gedung Putih telah menghapus video tersebut setelah mendapat kecaman keras. Mereka juga sedang melakukan investigasi terkait akses ke akun presiden dan proses persetujuan untuk setiap unggahan.

Kesimpulan

Video rasis yang menggambarkan keluarga Obama sebagai kera telah memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk tokoh-tokoh politik dan masyarakat luas. Meskipun Trump menepis kecaman dan menyatakan bahwa ia tidak melihat bagian rasis dari video tersebut, isu rasisme tetap menjadi sorotan utama. Tindakan Gedung Putih untuk menghapus video tersebut menunjukkan bahwa mereka sadar akan dampak negatif dari konten tersebut. Namun, masalah ini juga menunjukkan kerentanan dalam sistem pengelolaan media sosial presiden, yang bisa memicu kontroversi di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *