Example 728x250
none

Suami Wamen Stella Melewati Masa Kritis, Ini yang Dipikirkan tentang Fisika dan AI

5
×

Suami Wamen Stella Melewati Masa Kritis, Ini yang Dipikirkan tentang Fisika dan AI

Share this article

Pengalaman tak terduga menghampiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Indonesia, Stella Christie. Suaminya, Prof Bartek Czech, dinyatakan telah melewati masa kritis setelah mengalami kecelakaan serius saat bermain ski di Aspen, Colorado, Amerika Serikat. Kecelakaan tersebut menimbulkan perhatian luas, baik dari kalangan akademisi maupun masyarakat umum.

Stella Christie, yang juga dikenal sebagai ilmuwan ternama, membagikan kisahnya melalui media sosial. Ia menyebut bahwa kecelakaan yang menimpa suaminya terjadi pada 17 Januari 2026. Saat itu, Prof Bartek ingin bermain ski sebentar sebelum kembali ke Beijing, Tiongkok. Rute yang dipilihnya, “Lucky Find”, seharusnya aman dan mudah untuk dilalui. Namun, kejadian tidak terduga terjadi, sehingga memicu proses evakuasi dengan helikopter ke rumah sakit Grand Junction, Colorado.

Prof Bartek Czech dalam kondisi stabil setelah operasi

Setelah menjalani tiga kali operasi, Prof Bartek dinyatakan telah melewati masa kritis. Dalam postingannya, Stella menunjukkan foto suaminya yang berhasil duduk setelah 7 hari kecelakaan. Yang menarik, kegiatan pertama yang dilakukan oleh Prof Bartek setelah bisa duduk adalah membaca jurnal fisika. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya minatnya terhadap ilmu pengetahuan, bahkan dalam situasi sulit.

Prof Bartek sedang membaca jurnal fisika setelah pulih

Selain itu, Stella juga mengungkapkan percakapan penting yang terjadi sebelum kecelakaan. Pada 11 Januari 2026, Prof Bartek menghadiri pertemuan antara para fisikawan teori dan ahli AI, termasuk Sergey Brin, pendiri Google. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas tentang peran AI dalam dunia sains dan teknologi. Menurut Sergey Brin, manusia yang sangat ahli di bidangnya tidak akan digantikan oleh AI, tetapi justru akan lebih diperkuat.

Pertemuan para ilmuwan di Aspen, Colorado

Stella juga menjelaskan bahwa keluarganya memiliki pengalaman bermain ski yang cukup lama. Bahkan putranya, Bayu, sudah diajak berkemah dan ski sejak usia 3 tahun. Meskipun demikian, kecelakaan tetap saja bisa terjadi, meski dalam rute yang seharusnya aman.

Keluarga Stella Christie sedang bermain ski

Setelah dinyatakan membaik, Stella memilih untuk kembali ke Tanah Air pada 2 Februari 2026. Ia kembali menjalankan tugasnya sebagai Wamendiktisaintek. Dalam wawancaranya, ia menyampaikan harapan agar suaminya terus pulih dan berharap semua hal yang terjadi menjadi pelajaran berharga.

“Kehidupan kadang di luar rencana. Walaupun sering ski ternyata tetap bisa celaka. Namun segalanya tetap membawa makna. Begini cerita tentang manusia, AI, dan fisika,” ujar Stella.

FAQ Page

Q: Bagaimana keadaan Prof Bartek setelah kecelakaan?

A: Prof Bartek dinyatakan telah melewati masa kritis setelah menjalani tiga kali operasi. Ia kini dalam kondisi stabil dan mulai pulih.

Q: Apa yang dilakukan Prof Bartek setelah bisa duduk?

A: Keaktifan pertama yang dilakukan oleh Prof Bartek setelah bisa duduk adalah membaca jurnal fisika.

Q: Siapa saja yang hadir dalam pertemuan sebelum kecelakaan?

A: Pertemuan tersebut dihadiri oleh para fisikawan teori dan ahli AI, termasuk Sergey Brin, pendiri Google.

Q: Apa pesan dari Sergey Brin tentang peran AI?

A: Menurut Sergey Brin, orang yang sangat ahli di bidangnya tidak akan digantikan oleh AI, tetapi akan lebih diperkuat.

Q: Apa pengalaman keluarga Stella dalam bermain ski?

A: Keluarga Stella memiliki pengalaman bermain ski yang cukup lama. Bahkan putra mereka, Bayu, sudah diajak berkemah dan ski sejak usia 3 tahun.

Q: Apa rencana Stella setelah kembali ke Tanah Air?

A: Stella kembali menjalankan tugasnya sebagai Wamendiktisaintek dan akan menghadiri pertemuan dengan UK University di Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *