Example 728x250
Kabupaten Kota Daerah Istimewa Provinsi

Pria Pontianak Ditangkap Karena Edarkan Uang Palsu, Dibeli dari Cirebon

8
×

Pria Pontianak Ditangkap Karena Edarkan Uang Palsu, Dibeli dari Cirebon

Share this article

Pria di Pontianak Ditangkap karena Edarkan Uang Palsu, Dibeli dari Cirebon



Polisi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, berhasil menangkap seorang pria berinisial AP (51) yang diduga terlibat dalam peredaran uang palsu. Penangkapan ini dilakukan setelah petugas mengamankan uang palsu senilai Rp 28,9 juta dari tangan pelaku. Peristiwa ini menunjukkan kembali maraknya kejahatan keuangan yang mengancam stabilitas ekonomi masyarakat.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya rencana transaksi uang palsu di sebuah minimarket di kawasan Sungai Jawi, Pontianak Barat. Tim Jatanras Polresta Pontianak langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap AP pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

“Awalnya kita hanya mengamankan uang palsu sebesar Rp 5 juta. Namun, setelah pengembangan penyelidikan, ditemukan tambahan uang palsu sebesar Rp 23,9 juta di rumah pelaku,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Ryan Eka Cahya.

Pengakuan Pelaku dan Sumber Uang Palsu

uang kertas palsu yang disita polisi



Dari hasil pemeriksaan, AP mengaku mendapatkan uang palsu tersebut dari seseorang bernama I saat dirinya pulang kampung ke Cirebon, Jawa Barat. Uang tersebut kemudian dibawanya ke Pontianak untuk diedarkan.

Menurut informasi yang dihimpun, AP tidak sendirian dalam menjalankan aksinya. Meski belum diketahui secara pasti apakah ada pelaku lain, polisi sedang memburu sumber uang palsu tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kami juga akan meminta keterangan dari pelaku terkait jaringan yang ia gunakan,” tambah AKP Ryan.

Dampak Kejahatan Uang Palsu

polisi menangkap pelaku kejahatan uang palsu



Peredaran uang palsu memiliki dampak besar bagi masyarakat, terutama dalam hal kepercayaan terhadap sistem keuangan. Uang palsu dapat merusak nilai mata uang rupiah dan menciptakan ketidakstabilan ekonomi.

Selain itu, kejahatan ini juga merugikan para pedagang dan masyarakat yang tidak sadar menggunakan uang palsu. Mereka bisa saja kehilangan uang mereka tanpa menyadari bahwa uang tersebut tidak sah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Pastikan uang yang digunakan dalam transaksi adalah uang asli. Jika curiga, segera laporkan ke pihak berwajib,” pesan AKP Ryan.

Langkah Polisi dalam Mengatasi Kejahatan Ini

tim polisi melakukan penyelidikan



Untuk mengatasi masalah ini, polisi telah meningkatkan pengawasan terhadap peredaran uang. Selain itu, mereka juga bekerja sama dengan instansi terkait seperti Bank Indonesia untuk memperkuat sistem pengenalan uang asli.

Selain penangkapan AP, polisi juga sedang memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam peredaran uang palsu. Kepolisian berkomitmen untuk memberantas kejahatan ini agar masyarakat tetap aman dalam bertransaksi.

Tips Mengenali Uang Asli

cara membedakan uang asli dan palsu



Berikut beberapa cara untuk membedakan uang kertas asli dan palsu:

  1. Cek Airmark: Uang asli memiliki airmark yang terlihat jika dilihat dari sisi terang.
  2. Periksa Garis Lembaga: Garis lembaga harus terlihat jelas dan tidak mudah rusak.
  3. Gunakan Lampu UV: Uang asli memiliki garis atau logo tertentu yang hanya terlihat di bawah lampu ultraviolet.
  4. Perhatikan Kualitas Kertas: Uang asli memiliki tekstur kertas yang khas dan sulit direplikasi.

FAQ

Apa itu uang palsu?

Uang palsu adalah uang kertas yang dibuat secara ilegal dengan tujuan menipu dan menggantikan uang asli.

Bagaimana cara mengenali uang palsu?

Anda dapat memeriksa airmark, garis lembaga, kualitas kertas, dan menggunakan lampu UV untuk melihat fitur khusus.

Apakah peredaran uang palsu dilarang?

Ya, peredaran uang palsu dilarang oleh hukum dan dapat dihukum sesuai UU No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Bagaimana dampak uang palsu terhadap masyarakat?

Uang palsu dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan dan menyebabkan kerugian finansial.

Apa yang harus saya lakukan jika menemukan uang palsu?

Segera laporkan ke pihak berwajib seperti polisi atau Bank Indonesia.

Kesimpulan



Penangkapan AP di Pontianak menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap peredaran uang palsu. Kejahatan ini tidak hanya merugikan individu, tetapi juga membahayakan stabilitas ekonomi negara.

Dengan penegakan hukum yang lebih ketat dan kesadaran masyarakat yang tinggi, peredaran uang palsu dapat diminimalisir. Semoga ke depan, masyarakat lebih percaya pada sistem keuangan yang aman dan transparan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *