Pria di Amerika Serikat ini melakukan eksperimen hidup yang luar biasa. Skip Boyce (49) memilih untuk mengurung diri di kamar selama satu tahun penuh demi menjalani gaya hidup sehat dan memperbaiki kondisi fisik serta mentalnya. Ia menyebut tantangan tersebut sebagai ‘isolation year’ atau tahun isolasi, sebuah proyek yang bertujuan untuk merestart kehidupannya.
Boyce menayangkan proses isolasinya secara langsung selama 24 jam nonstop. Ia menggambarkan ini sebagai bentuk reset kehidupan yang ia lakukan untuk fokus pada hal-hal penting yang selama ini terabaikan. Tujuannya adalah menghindari gangguan, kebisingan, dan kembali pada disiplin serta fokus dalam menjalani kehidupan.
“Saya tidak menghilang. Saya tetap tinggal di rumah, tetap bekerja, dan tetap bersama keluarga. Yang saya hilangkan hanyalah hal-hal opsional seperti scroll tanpa henti, hiburan, acara sosial, dan keputusan-keputusan yang tidak membawa saya maju,” ujarnya.
Aturan Ketat Saat Isolasi

Selama setahun berada di kamar, Boyce menerapkan aturan ketat agar eksperimennya berjalan dengan baik. Ia tidak boleh menerima tamu ke kamar, tidak mengonsumsi alkohol atau narkoba, dan harus rutin berolahraga dengan target menurunkan berat badan serta meningkatkan kekuatan fisik.
Bantuan dari keluarganya hanya terbatas pada pengiriman kebutuhan pokok seperti makanan dan perlengkapan mandi. Ia juga berkomitmen untuk memperbaiki pola makannya dan mencatat semua yang ia konsumsi.
“Agar saya tahu apa yang membantu dan apa yang justru merugikan tubuh saya,” kata Boyce.
Batasan Keluar Kamar

Boyce hanya akan keluar kamar dalam kondisi darurat. Misalnya, jika terjadi darurat medis, kebakaran, atau kondisi bangunan yang membahayakan. Ia juga akan keluar jika ada penegak hukum yang datang.
Ia menegaskan bahwa tantangan ini bukan sekadar konten atau drama yang direkayasa. Boyce menyebut ini tidak akan mudah dan mungkin tidak nyaman ditonton.
“Banyak orang mengira ini hanya konten. Bukan. Kalau kamu menonton karena ini menarik, intens, atau memotivasi, silakan. Tapi itu bukan tujuan utama Isolation Year. Ini adalah eksperimen partisipatif,” ujarnya.
Tujuan Utama Eksperimen
Tujuan utama dari ‘isolation year’ adalah membangun ulang disiplin, struktur, dan kebiasaan di usia yang tidak lagi muda. Boyce berharap banyak orang bisa belajar dari pengalamannya, terutama mereka yang sedang mencoba melakukan hal serupa dengan cara masing-masing.
“Saya melakukan ini untuk membangun ulang disiplin, struktur, dan kebiasaan di usia yang tidak lagi muda dan banyak dari kalian ada di sini karena sedang mencoba melakukan hal serupa dengan caramu masing-masing,” tambahnya.
Dampak pada Kesehatan Mental dan Fisik

Eksperimen ini memberikan dampak signifikan pada kesehatan mental dan fisik Boyce. Dengan mengurangi paparan media sosial dan gangguan eksternal, ia berhasil meningkatkan kesadaran diri dan kedisiplinan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dalam wawancara dengan People, ia mengungkapkan bahwa perubahan ini membuatnya lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar penting dalam hidupnya.
Pandangan Masyarakat Terhadap Eksperimen

Meski beberapa orang melihat eksperimen ini sebagai cara untuk mencari perhatian, Boyce yakin bahwa tujuannya adalah untuk membangun kualitas hidup yang lebih baik. Ia menekankan bahwa ini bukanlah tentang menjadi terkenal, tetapi lebih pada pembelajaran diri dan perubahan positif.
“Jika kamu ingin tahu bagaimana hidup tanpa gangguan, ini mungkin bisa menjadi inspirasi,” katanya.
Kesimpulan
Eksperimen ‘isolation year’ oleh Skip Boyce menunjukkan bahwa dengan mengurangi pengaruh eksternal, seseorang dapat fokus pada perbaikan diri. Ini menjadi contoh bahwa hidup sehat tidak hanya tentang olahraga dan pola makan, tetapi juga tentang disiplin dan kesadaran diri.
Read also: [Cara Mengatur Waktu untuk Menjaga Kesehatan Mental]
Read also: [Manfaat Olahraga Rutin untuk Kesehatan Jangka Panjang]
Read also: [Tips Meningkatkan Disiplin Diri dalam Hidup Sehari-hari]
FAQ
Apa tujuan dari ‘isolation year’?
Tujuan dari ‘isolation year’ adalah untuk membangun ulang disiplin, struktur, dan kebiasaan dengan mengurangi gangguan eksternal.
Bagaimana cara Boyce menjalani eksperimen ini?
Boyce mengurung diri di kamar selama setahun, menerapkan aturan ketat seperti tidak menerima tamu, tidak mengonsumsi alkohol, dan rutin berolahraga.
Apakah eksperimen ini berdampak pada kesehatan?
Ya, eksperimen ini memberikan dampak positif pada kesehatan mental dan fisik Boyce, termasuk peningkatan kesadaran diri dan disiplin.
Apakah ini hanya konten atau drama?
Boyce menegaskan bahwa ini bukan sekadar konten, tetapi eksperimen partisipatif yang bertujuan untuk perbaikan diri.
Bagaimana reaksi masyarakat terhadap eksperimen ini?
Beberapa orang melihatnya sebagai cara untuk mencari perhatian, tetapi Boyce yakin bahwa tujuannya adalah untuk membangun kualitas hidup yang lebih baik.










