Presiden Prabowo Subianto Akan Hadiri Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, akan hadir dalam acara puncak Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang. Acara ini menjadi momen penting bagi umat Islam di Jawa Timur, dengan ratusan ribu jemaah dipastikan hadir untuk berdoa dan zikir bersama. Pengamanan ekstra ketat telah disiapkan oleh TNI, Polri, dan aparat pemerintah daerah guna memastikan kelancaran kegiatan.
Persiapan Pengamanan yang Ekstra Ketat
Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, menjelaskan bahwa pengamanan acara ini melibatkan sekitar 5.000 personel gabungan dari TNI, Polri, dan unsur pemerintah daerah. Personel tersebut ditempatkan tidak hanya di sekitar lokasi acara, tetapi juga di setiap jalur yang akan dilalui rombongan presiden.
“Kesiapan pengamanan menjadi prioritas utama agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar,” ujar Kolonel Kohir usai apel pengamanan VVIP di Lapangan Rampal, Kota Malang, Sabtu (7/2/2026). Ia menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya terbatas pada acara Harlah Satu Abad NU, tetapi juga mencakup seluruh aktivitas presiden di wilayah Malang.
Koordinasi Lintas Instansi

Untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan acara, Danrem menyebutkan bahwa telah dilakukan rapat koordinasi wilayah (rakorwil) dengan melibatkan berbagai jajaran, termasuk Forkopimda Kota Malang dan panitia kegiatan. Dalam rakorwil tersebut, tugas masing-masing personel sudah ditentukan agar tidak ada kesalahan dalam penugasan.
“Seluruh personel pengamanan telah memahami tanggung jawabnya masing-masing,” tambahnya. Dengan persiapan matang, acara ini diharapkan berjalan aman dan lancar tanpa kendala.
Kehadiran Presiden dalam Doa Bersama

Acara Mujahadah Kubro 1 Abad NU rencananya akan dimulai malam nanti dan akan berlangsung hingga pagi hari. Presiden Prabowo Subianto akan hadir saat acara puncak, yaitu pada Minggu (8/2/2026). Kehadirannya menjadi simbol dukungan terhadap peran NU dalam membangun bangsa dan negara.
Peran NU dalam Membangun Bangsa

Nahdlatul Ulama (NU) telah lama menjadi salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia. Sejak didirikan pada tahun 1926, NU telah berkontribusi besar dalam pendidikan, sosial, dan politik. Mujahadah Kubro 1 Abad NU menjadi momen penting untuk merayakan perjalanan panjang organisasi ini serta menegaskan komitmen untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Komentar dari Tokoh dan Pemimpin Daerah
Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, telah menyatakan bahwa Stadion Gajayana siap menjadi tempat penyelenggaraan acara ini. “Stadion Gajayana telah dipersiapkan secara maksimal, baik dari segi infrastruktur maupun fasilitas pendukung,” ujarnya.
Sementara itu, Polresta Malang Kota juga telah meluncurkan mikrosite resmi untuk memberikan informasi terkini tentang acara Mujahadah Kubro 1 Abad NU. Mikrosite ini menjadi wadah untuk mempercepat distribusi informasi dan memastikan partisipasi masyarakat yang optimal.
FAQ
Apa tujuan dari Mujahadah Kubro 1 Abad NU?
Mujahadah Kubro bertujuan untuk merayakan perjalanan panjang NU sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam membangun masyarakat yang harmonis dan beriman.
Siapa saja yang terlibat dalam pengamanan acara?
Pengamanan melibatkan personel TNI, Polri, dan aparat pemerintah daerah. Total personel yang dikerahkan sekitar 5.000 orang.
Bagaimana persiapan Stadion Gajayana?
Stadion Gajayana telah dipersiapkan secara maksimal, baik dari segi infrastruktur maupun fasilitas pendukung.
Apakah acara ini hanya untuk kalangan tertentu?
Tidak, acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan dihadiri oleh ratusan ribu jemaah.
Apa makna kehadiran Presiden dalam acara ini?
Kehadiran Presiden menunjukkan dukungan pemerintah terhadap peran NU dalam membangun bangsa dan negara.
Penutup
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan organisasi keagamaan. Dengan persiapan yang matang dan kerja sama lintas instansi, acara ini diharapkan berjalan lancar dan bermakna bagi seluruh peserta. Semoga doa dan zikir yang dilakukan dapat menjadi bentuk pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.
