Example 728x250
none

Membaca Arah Ide Gentengisasi Prabowo

5
×

Membaca Arah Ide Gentengisasi Prabowo

Share this article

Presiden Prabowo Subianto Mengusulkan Gentengisasi, Kebijakan yang Membangkitkan Perdebatan

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kembali memperkenalkan inisiatif baru yang menarik perhatian masyarakat. Dalam acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, ia menyampaikan gagasan tentang gentengisasi, yaitu upaya mengganti atap seng dengan genteng tanah liat. Ide ini menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga identitas budaya bangsa.

Tujuan Gentengisasi: Kesejahteraan dan Identitas Budaya

Menurut Prabowo, penggunaan atap seng dinilai tidak nyaman karena panas, serta tidak mencerminkan wajah Indonesia. Ia menekankan bahwa genteng tanah liat lebih ramah lingkungan dan memiliki daya tahan yang lebih baik. “Genteng itu bahan bakunya dari tanah dan dengan dicampur dengan beberapa zat limbah lainnya bisa ringan dan kuat,” ujarnya.

Selain itu, Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan aksesibilitas terhadap gentengisasi. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pemerintah telah melakukan studi mengenai penggantian atap dan rencananya akan menggunakan genteng berbasis fly ash atau limbah hasil pembakaran batu bara.

Pendanaan dan Implementasi

Dalam diskusi lanjutan, Airlangga menyebutkan bahwa program ini dapat didanai melalui APBN. “Biayanya tadi sudah kita hitung. Bisa, bisa (pakai APBN). Pemerintah bisa membiayai,” jelasnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjadikan gentengisasi sebagai proyek nasional yang berkelanjutan.

Pendanaan ini juga akan membantu koperasi-koperasi Merah Putih yang akan dilengkapi dengan pabrik genteng. Dengan demikian, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan genteng berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi.

Dampak Sosial dan Lingkungan

Gentengisasi tidak hanya berdampak pada kenyamanan hidup masyarakat, tetapi juga pada lingkungan. Penggunaan genteng tanah liat yang ramah lingkungan diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari penggunaan bahan-bahan sintetis seperti seng. Selain itu, proyek ini juga akan menciptakan lapangan kerja baru, terutama di daerah-daerah yang memiliki sumber daya tanah liat.

Tanggapan Masyarakat

Meski ide ini dianggap positif oleh sebagian kalangan, ada juga yang meragukan keberhasilannya. Beberapa ahli ekonomi dan lingkungan mengkhawatirkan biaya awal yang tinggi dan kesulitan dalam distribusi. Namun, dengan pendanaan dari APBN dan dukungan penuh dari pemerintah, harapan untuk sukses tetap terbuka.

Pertanyaan Umum

Apa tujuan utama dari gentengisasi?

Tujuan utama dari gentengisasi adalah untuk meningkatkan kenyamanan hidup masyarakat dengan mengganti atap seng yang panas dengan genteng tanah liat yang lebih sejuk dan ramah lingkungan.

Bagaimana proses produksi genteng tanah liat?

Genteng tanah liat dibuat dari bahan baku tanah liat yang dicampur dengan zat-zat limbah tertentu untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan.

Siapa yang akan terlibat dalam proyek ini?

Proyek ini akan melibatkan koperasi-koperasi Merah Putih yang akan dilengkapi dengan pabrik genteng. Selain itu, pemerintah juga akan bekerja sama dengan para produsen lokal.

Apakah gentengisasi akan memakan biaya besar?

Pemerintah menyatakan bahwa biaya proyek ini akan ditangani melalui APBN, sehingga tidak akan memberatkan masyarakat secara langsung.

Apa manfaat jangka panjang dari gentengisasi?

Manfaat jangka panjang termasuk peningkatan kualitas hidup masyarakat, pengurangan dampak lingkungan, dan penciptaan lapangan kerja baru.

Kesimpulan

Gentengisasi adalah langkah penting yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan rakyat sekaligus melestarikan identitas budaya. Meski masih ada tantangan, proyek ini memiliki potensi besar untuk mengubah cara masyarakat hidup dan berkontribusi pada lingkungan. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, gentengisasi bisa menjadi salah satu inovasi terbesar dalam sejarah Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *