Example 728x250
Religi

Larangan Warna Pakaian Saat Tahun Baru Imlek, Ini yang Disarankan dan Dihindari

17
×

Larangan Warna Pakaian Saat Tahun Baru Imlek, Ini yang Disarankan dan Dihindari

Share this article

Dalam tradisi Tionghoa, warna pakaian memiliki makna yang sangat penting, terutama saat perayaan tahun baru Imlek. Dalam kepercayaan Feng Shui, warna-warna tertentu dipercaya membawa energi positif atau negatif yang memengaruhi keberuntungan dan kesejahteraan sepanjang tahun. Oleh karena itu, masyarakat Tionghoa umumnya memperhatikan warna baju yang dikenakan untuk menghindari nasib sial dan menarik energi baik.

Warna Baju yang Dianjurkan Saat Imlek

Wanita Tionghoa mengenakan pakaian merah selama Imlek

Memilih warna baju saat Imlek bukan sekadar urusan gaya, tetapi juga sarat makna simbolis yang diwariskan secara turun-temurun. Berikut beberapa warna yang dianjurkan dalam tradisi Tionghoa:

  1. Merah

    Merah adalah warna utama dalam perayaan Imlek. Dalam pandangan Feng Shui, merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, perlindungan, serta kehangatan. Warna ini sering digunakan dalam dekorasi dan busana untuk menyambut tahun baru dengan semangat positif.

  2. Hijau

    Hijau diyakini membawa harmoni, kesuburan, dan pertumbuhan. Dalam Feng Shui, hijau juga berkaitan dengan uang dan kekayaan. Mengenakan pakaian berwarna hijau dipercaya menarik energi kemakmuran dan pertumbuhan, baik secara pribadi maupun finansial.

  3. Kuning

    Kuning dianggap sebagai simbol kebijaksanaan, kebahagiaan, dan suasana hati yang cerah. Dalam budaya Tionghoa, kuning juga melambangkan kekayaan, kekuasaan, dan status tinggi, sehingga sering dipilih saat perayaan penting.

  4. Merah Muda

    Merah muda dikenal sebagai warna yang membawa aura positif dan melambangkan nasib baik serta sukacita. Warna ini sering dikaitkan dengan energi cinta, kebahagiaan, dan kehangatan emosional.

  5. Emas

    Dalam Feng Shui, warna emas melambangkan kekayaan dan kemakmuran. Memakai pakaian berwarna emas dipercaya memancarkan aura hangat, nyaman, dan penuh energi positif.

  6. Biru

    Biru memiliki kesan sejuk, menenangkan, dan damai. Dalam bahasa Mandarin, biru dikaitkan dengan ketenangan, penyembuhan, serta kepercayaan, sehingga sering direkomendasikan sebagai pilihan warna busana saat Imlek.

Warna Baju yang Sebaiknya Dihindari Saat Imlek

Pakaian rusak yang tidak disarankan untuk Imlek

Dalam tradisi Tionghoa, terdapat sejumlah warna pakaian serta kondisi busana tertentu yang diyakini membawa makna kurang baik, sehingga sebaiknya dihindari saat Imlek. Berikut beberapa warna yang sebaiknya tidak dikenakan:

  1. Putih

    Warna putih umumnya dihindari karena dalam budaya Tionghoa melambangkan kematian dan suasana duka. Warna ini sering digunakan dalam upacara pemakaman dan dipercaya membawa energi kurang baik, sehingga berbanding terbalik dengan makna warna merah.

  2. Hitam

    Selain putih, warna hitam juga dianggap kurang membawa keberuntungan. Meskipun hitam sering dipandang sebagai warna elegan, Feng Shui tidak menganjurkan penggunaannya pada hari-hari baik seperti perayaan Imlek.

  3. Pakaian Rusak atau Lusuh

    Tak hanya warna, kondisi pakaian juga menjadi perhatian. Pakaian robek, pudar, atau tampak lusuh dianggap membawa energi negatif dan kurang pantas dikenakan saat perayaan Imlek. Masyarakat Tionghoa umumnya mengenakan pakaian baru sebagai simbol awal yang baik di tahun yang baru.

Warna Keberuntungan Berdasarkan Shio 2026

Shio Kuda dan warna keberuntungan tahun 2026

Tahun 2026 merupakan Tahun Shio Kuda. Dalam kepercayaan astrologi Tionghoa, terdapat warna keberuntungan yang diyakini dapat menarik energi positif bagi pemilik shio tersebut, yakni putih, kuning, dan biru. Meski putih biasanya dihindari saat perayaan Imlek, warna ini tetap memiliki makna keberanian dan diyakini membawa solusi dari kesulitan. Sementara itu, warna kuning dipercaya membawa energi baik dalam hubungan asmara, dan warna biru melambangkan kebijaksanaan serta profesionalisme, sehingga menciptakan keseimbangan antara ketenangan dan keteguhan.

FAQ (Pertanyaan Umum)

Simbol shio kuda dan warna keberuntungan

Apa arti warna merah dalam perayaan Imlek?

Warna merah dalam perayaan Imlek melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan perlindungan. Warna ini sering digunakan dalam dekorasi dan busana untuk menyambut tahun baru dengan semangat positif.

Mengapa warna putih dihindari saat Imlek?

Warna putih melambangkan kematian dan suasana duka dalam budaya Tionghoa. Oleh karena itu, warna ini umumnya dihindari saat perayaan Imlek agar tidak membawa energi negatif.

Bagaimana warna keberuntungan untuk shio kuda di tahun 2026?

Shio kuda di tahun 2026 dianjurkan menggunakan warna putih, kuning, dan biru. Warna ini dipercaya membawa energi positif dan keberuntungan bagi pemilik shio tersebut.

Kesimpulan

Perayaan Imlek bukan hanya tentang makanan dan tradisi, tetapi juga tentang pilihan warna yang dikenakan. Dalam kepercayaan Feng Shui, setiap warna memiliki makna dan energi yang berbeda. Oleh karena itu, memilih warna baju yang sesuai dengan tradisi Tionghoa menjadi hal penting untuk menjaga keberuntungan dan kesejahteraan sepanjang tahun. Dengan memahami warna yang dianjurkan dan dihindari, masyarakat Tionghoa dapat merayakan Imlek dengan penuh harapan dan makna positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *