Example 728x250
none

Keutamaan Mengunjungi Makam pada Hari Jumat dalam Islam

6
×

Keutamaan Mengunjungi Makam pada Hari Jumat dalam Islam

Share this article

Keutamaan Ziarah Kubur di Hari Jumat dalam Islam

Ziarah kubur menjadi salah satu amalan yang sering dilakukan umat Islam untuk mendoakan orang yang sudah meninggal sekaligus mengingatkan kematian. Ziarah kubur bisa dilakukan kapan saja, tapi hari Jumat disebut lebih utama. Dalam Islam, ziarah kubur bertujuan untuk mengingatkan manusia tentang kematian dan akhirat. Rasulullah SAW bersabda, “Dulu aku melarangmu melakukan ziarah kubur. Sekarang, lakukanlah ziarah kubur, karena akan mengingatkan kalian terhadap akhirat.” (HR Muslim).

Apakah Ada Waktu Khusus Saat Ziarah Kubur?

Pemakaman di malam hari

Dijelaskan dalam buku Mari Ziarah Kubur oleh Abdurrahman Misno BP, ketika tujuan ziarah adalah mengingatkan kepada akhirat, maka tidak ada waktu khusus untuk berziarah. Kapan saja diperbolehkan untuk ziarah, baik itu pagi, siang, dan malam. Rasulullah SAW sendiri pernah ziarah kubur pada malam hari. Dari Aisyah RA ia berkata “Suatu malam Rasulullah keluar, maka aku mengutus Barirah di belakangnya untuk melihat ke mana beliau pergi. Barirah berkata ‘Rasulullah berjalan ke Baqi al-Gharqad, beliau berhenti di bawah al-Baqi, kemudian mengangkat kedua tangannya, lalu pulang.’ Maka Barirah kembali kepadaku. Setelah tiba waktu pagi, aku bertanya kepada beliau, ‘Ya Rasulullah, keluar ke mana anda semalam?’ Beliau menjawab, ‘Aku telah diutus ke al-Baqi’ untuk mendoakan mereka.'” (HR Ahmad dan Nasa’i).

Hal yang Harus Dilakukan Saat Ziarah Kubur

Penyiraman air di kuburan makam

Ketika seorang muslim ingin berziarah kubur, sebaiknya memperhatikan berbagai adab yang baik agar ibadahnya diterima dan penuh berkah. Berikut beberapa hal yang sebaiknya dilakukan saat ziarah kubur:

  1. Mendoakan Jenazah

    Doa untuk orang yang telah meninggal merupakan hal utama saat berziarah. Lakukan dengan hati yang tulus, memohon ampunan dan rahmat Allah SWT bagi mereka.

  2. Mengucapkan Salam

    Saat memasuki area pemakaman, disarankan menyapa penghuni kubur dengan salam. Ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus doa bagi mereka yang telah wafat.

  3. Membacakan Surah Pendek

    Peziarah dianjurkan membaca surah-surah pendek seperti Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas. Bacaan ini menjadi doa dan rahmat bagi orang yang telah meninggal.

  4. Jangan Menangis Berlebihan

    Islam mengajarkan keseimbangan dalam segala hal, termasuk saat ziarah. Sebaiknya jangan terlalu larut dalam kesedihan hingga mengganggu ketenangan hati.

  5. Hindari Duduk atau Menginjak Kuburan

    Duduk atau menginjak kuburan dianggap tidak sopan dan kurang menghormati yang telah wafat. Lebih baik berdiri di tempat yang tersedia sambil mendoakan agar Allah mengampuni dosa mereka.

  6. Menyiram Air di Atas Pusara Makam

    Menyiram air di atas kuburan merupakan salah satu amalan yang dicontohkan Rasulullah SAW. Diriwayatkan dari Ja’far dan ayahnya: “Sesungguhnya Nabi Muhammad menyiram air di atas kuburan Ibrahim anaknya dan, ia juga meletakkan kerikil di atasnya.” (HR Baihaqi).

Keutamaan Ziarah Kubur di Hari Jumat dalam Islam

Kisah ziarah kubur di hari Jumat

Jumat memang hari istimewa dalam Islam. Selain salat Jumat dan doa yang lebih mustajab, ternyata ziarah kubur pada hari ini juga punya keutamaan tersendiri. Dalam kitab Sakaratul Maut wa Syiddatuh, Imam Al-Ghazali menceritakan sebuah kisah yang menunjukkan keutamaan ziarah kubur pada hari Jumat. Seorang lelaki dari keluarga Ashim Al-Juhdary bermimpi bertemu Ashim dua tahun setelah kematiannya. Ia bertanya, “Bukankah kau telah meninggal dunia?” Ashim menjawab, “Ya, aku telah meninggal dunia.”

Lelaki itu kembali bertanya, “Di mana tempatmu sekarang?” Ashim menjawab, “Demi Allah, aku bersama sekelompok kawan berada di salah satu taman surga. Kami berkumpul setiap malam Jumat dan paginya menemui Abu Bakar bin Abdullah al-Muzani. Dari sanalah kami mengetahui kabar kalian.”

Apakah Ziarah Kubur di Hari Jumat Termasuk Bid’ah?

Ziarah kubur di hari Jumat

Meskipun hadits ini dhaif, ulama seperti Al-Ghazali tetap menggunakannya sebagai pedoman. Dalam buku Jum’ah Berkah: Amalan-Amalan Dahsyat di Hari Jum’ah untuk Kemakmuran dan Keberkahan Hidup karya M. Wildan Auliya disebutkan bahwa ziarah di hari Jumat bukan perbuatan bid’ah. Tradisi ini berdasarkan hadits Rasulullah SAW, “Barang siapa yang berziarah ke kubur kedua orang tuanya atau salah satunya pada hari Jumat, dia diampuni dan dicatat sebagai anak berbakti.”

Faq

Apakah ziarah kubur di hari Jumat lebih utama?

Ya, ziarah kubur di hari Jumat memiliki keutamaan khusus karena keistimewaan hari Jumat dalam Islam.

Bagaimana cara berziarah kubur yang benar?

Berdoa, mengucapkan salam, membaca surah pendek, dan tidak menangis berlebihan adalah beberapa hal yang harus diperhatikan saat berziarah kubur.

Apakah ziarah kubur boleh dilakukan di malam hari?

Ya, ziarah kubur boleh dilakukan kapan saja, termasuk di malam hari, asalkan dilakukan dengan niat yang baik dan sesuai adab.

Apakah ziarah kubur di hari Jumat termasuk bid’ah?

Tidak, ziarah kubur di hari Jumat bukan perbuatan bid’ah, karena didasarkan pada hadits dan tradisi Rasulullah SAW.

Apakah ziarah kubur hanya boleh dilakukan pada hari tertentu?

Tidak, ziarah kubur bisa dilakukan kapan saja, namun hari Jumat memiliki keutamaan khusus.

Kesimpulan

Ziarah kubur di hari Jumat memiliki keutamaan yang sangat penting dalam Islam. Selain menjadi amalan untuk mendoakan orang yang telah wafat, ziarah kubur juga menjadi pengingat akan kematian dan akhirat. Dengan memperhatikan adab dan niat yang baik, ziarah kubur dapat menjadi sarana untuk mendapatkan berkah dan ampunan dari Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *