Kengerian di Septic Tank: Dua Janin Bayi Kembar Ditemukan di Apartemen Malang
Penggerebekan yang tidak terduga mengungkap kisah mengerikan di sebuah apartemen di Kota Malang. Dua janin bayi kembar laki-laki ditemukan dalam kondisi yang menyedihkan, berada di dalam bak penampungan septic tank. Kejadian ini memicu kegundahan dan pertanyaan besar tentang bagaimana dua bayi itu bisa sampai ke tempat tersebut.
Janin yang ditemukan pada Jumat (6/2/2026) pukul 16.00 WIB, masih memiliki tali pusar yang menempel. Saat ditemukan, kedua jasad itu langsung dievakuasi ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Penemuan ini terjadi setelah petugas engineering apartemen bersama vendor sedot WC melakukan pembersihan sistem limbah air kotor.



Proses Penemuan yang Membuat Geger
Awalnya, penyedotan dilakukan pada chamber screen atau bak penampungan yang berada di lantai LG. Petugas awalnya tidak menemukan apa-apa. Namun, ketika penyedotan beralih ke chamber grease trap, sesuatu yang tak terduga terjadi.
Saat mobil tangki 2 mulai menyedot, tiba-tiba terdengar suara barang jatuh dari arah pipa kloset pembuangan ke chamber screen. Ketika dilihat, ternyata ada dua janin bayi beserta ari-arinya. Kejadian ini langsung membuat para petugas terkejut dan segera melaporkannya ke Polsek Lowokwaru.
Penyelidikan Dilakukan oleh Tim Inafis
Setelah laporan diterima, tim Inafis Polresta Malang Kota langsung mendatangi tempat kejadian. Mereka melakukan identifikasi terhadap kedua janin tersebut. Sayangnya, para saksi tidak dapat memberikan informasi pasti mengenai asal janin tersebut. Mereka hanya mengetahui bahwa saluran pipa tersebut merupakan bagian dari kamar-kamar di apartemen.
Tindakan Lanjutan dan Keprihatinan Masyarakat
Setelah proses identifikasi selesai, jasad kedua janin dibawa ke RSSA Kota Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak rumah sakit juga akan bekerja sama dengan polisi untuk menentukan penyebab kematian serta mencari tahu apakah ada indikasi kekerasan atau penganiayaan.
Kejadian ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat. Banyak orang bertanya-tanya bagaimana bayi-bayi itu bisa sampai ke dalam septic tank. Apakah ada keluarga yang mengabaikan anaknya? Atau apakah ada tindakan ilegal yang terjadi?
Pertanyaan yang Belum Terjawab
Meskipun pihak kepolisian telah memulai penyelidikan, beberapa pertanyaan masih tersisa. Siapa orang tua dari bayi-bayi tersebut? Bagaimana mereka bisa sampai ke dalam septic tank? Dan apakah ada pelaku yang terlibat dalam kasus ini?
Penyelidikan akan terus berlangsung, dan masyarakat menantikan hasil akhir dari kasus yang sangat menyedihkan ini. Semoga kebenaran bisa terungkap, dan tindakan hukum yang sesuai bisa diambil.
FAQ
Apa penyebab janin bayi kembar ditemukan di septic tank?
Hingga saat ini, penyebab pasti belum diketahui. Penyelidikan sedang berlangsung untuk menentukan apakah ada tindakan ilegal atau kesalahan dari pihak tertentu.
Apakah ada kemungkinan bayi-bayi itu dibuang oleh orang tua mereka?
Ini adalah salah satu kemungkinan yang sedang diteliti. Namun, belum ada bukti konkret yang menunjukkan hal tersebut.
Bagaimana proses identifikasi jasad bayi kembar?
Jasad bayi diperiksa oleh tim forensik dan dokter di rumah sakit. Proses ini dilakukan untuk menentukan usia dan kondisi jasad bayi.
Apakah ada pelaku yang terlibat dalam kasus ini?
Masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian sedang mencari saksi dan bukti-bukti lain yang relevan.
Apa langkah selanjutnya setelah jasad bayi ditemukan?
Setelah identifikasi selesai, pihak kepolisian akan menentukan apakah ada tindakan hukum yang perlu diambil. Selain itu, pihak rumah sakit juga akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi jasad bayi.
Kesimpulan
Kasus dua janin bayi kembar yang ditemukan di septic tank apartemen Malang menjadi peringatan bagi masyarakat. Ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan tanggung jawab terhadap kehidupan manusia, terutama anak-anak. Semoga kejadian ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan perlindungan terhadap hak-hak dasar manusia.












