Example 728x250
none

Doa Ziarah Kubur Sesuai Ajaran Nabi Lengkap Dengan Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

5
×

Doa Ziarah Kubur Sesuai Ajaran Nabi Lengkap Dengan Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Share this article

Ziarah Kubur: Hukum, Keutamaan, dan Doa yang Sesuai Sunnah

Ziarah kubur adalah amalan yang dianjurkan dalam Islam, sekaligus bentuk cara mengingatkan manusia akan kehidupan akhirat. Ziarah kubur memiliki aturan dan adab tersendiri, sehingga tidak bisa dilakukan sembarangan. Salah satunya adalah membaca doa ziarah kubur sesuai sunnah. Dengan menguasai doa tersebut, setiap kunjungan ke makam bisa dilakukan dengan khusyuk dan penuh makna, sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW.

Hukum Ziarah Kubur dalam Islam

Hadits tentang Ziarah Kubur

Mayoritas ulama sepakat hukum ziarah kubur adalah sunnah dan diperbolehkan dalam Islam. Dalil yang menjadi landasan ziarah kubur adalah hadits dari Buraidah bin al-Hashib RA, ia mengatakan Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya dahulu aku telah melarang kalian berziarah kubur, maka kini ziarahilah kuburan (karena yang demikian dapat mengingatkan kalian pada akhirat) (dan dengan menziarahi kubur adalah menambah kebaikan.) Barang siapa yang berkehendak untuk menziarahinya, maka ziarahilah dan jangan kalian mengucapkan kata-kata yang batil.” (HR Muslim, Abu Dawud, Baihaqi, an-Nasa’i, dan Ahmad)

Keutamaan Ziarah Kubur

Keutamaan Ziarah Kubur dalam Islam

Ziarah kubur memiliki sejumlah keutamaan. Dijelaskan dalam buku 3 Golongan Musuh Allah Pada Hari Kiamat karya Rizem Aizid, seorang mukmin yang rutin berziarah kubur mendapatkan pahala besar, bahkan pahala ini bisa sebanding dengan pahala orang yang diziarahi.

Keutamaan lain dari ziarah kubur disebutkan dalam beberapa riwayat, seperti yang disampaikan Imam Ali ar-Ridha. Dia menekankan seseorang yang mengunjungi makam saudaranya sesama mukmin, meletakkan tangan di atas makam sambil membaca surah Al-Qadr sebanyak tujuh kali, akan memperoleh keselamatan pada hari kiamat. Riwayat lain menegaskan ziarah kubur sebaiknya dilakukan sambil menghadap kiblat.

Doa Ziarah Kubur Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Doa Ziarah Kubur dalam Bahasa Arab

Dikutip dari buku Buku Panduan Fardu kifayah Beserta Doa karya H. Sopian Riduan, buku Panduan Lengkap Ibadah karya Muhammad Al-Baqir, dan buku Hebatnya Doa-doa Rasulullah SAW karya Ust. Muhammad Fadhlun Almahera, berikut doa ziarah kubur yang dapat diamalkan:

  1. Mengucap Salam

    السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ وَأَتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحِقُونَ

    Assalamu’alaikum dara qaumìn mu’mìnîn wa atakum ma tu’adun ghadan mu’ajjalun, wa inna insya-Allahu bikum lahiqun

    Artinya: “Assalamuallaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Allah yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.”

  2. Membaca Istighfar

    أسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

    Astaghfirullah Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qayyumu Wa atubu llaihi

    Artinya: “Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

  3. Membaca Surah Al Fatihah

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ…

    Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn ar-raḥmānir-raḥīm māliki yaumid-dīn iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm ṣirāṭallażīna an’amta ‘alaihim ghairil-maghḍūbi ‘alaihim walāḍ-ḍāllīn āmīn

    Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terlontar. Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pengasih lagi maha penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mu kami menyembah. Hanya kepada-Mu pula kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Kauanugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Semoga Kau kabulkan permohonan kami.”

  4. Membaca Surah Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas

    قُلْ هُوَ اللهُ أَحَد ١ اللهُ الصَّمَد ۲ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدُ ٣ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ٤٥

    qul huwallāhu ahad allāhuş-şamad lam yalid wa lam yulad wa lam yakul lahu kufuwan ahad

    Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.” (QS Al Ikhlas)

  5. Membaca Kalimat Tahlil

    لَا إِلَهَ إِلَّا الله

    Laailaaha Illallah

    Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah.”

  6. Membaca Doa Ziarah Kubur

    اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسْعَ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقَّهِ مِنَ الذُّنُوبِ وَالْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ

    Allahummaghfirlahu war hamhu wa ‘aafihii wa’fu anhu, wa akrim nuzuulahu wawassi’ madhalahu, waghsilhu bil maa’i watssalji walbaradi, wa naqqìhì, mìnaddzzunubi wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì.

    Artinya: “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran.”

Tata Cara dan Adab Ziarah Kubur

Adab Ziarah Kubur dalam Islam

  1. Berwudhulah Terlebih Dahulu

    Sebelum berangkat berziarah, disarankan bagi peziarah untuk berwudu. Wudhu membantu membersihkan diri dan membuat ibadah ziarah lebih sah serta khusyuk.

  2. Memberikan Salam Kepada Penghuni Kubur

    Tata cara ziarah kubur sesuai sunnah yang berikutnya adalah mengucapkan salam kepada para penghuni kubur. Rasulullah SAW menganjurkan peziarah untuk menyampaikan salam sekaligus doa saat memasuki area pemakaman.

  3. Menghadap ke Kiblat Saat Berdoa

    Tata cara ziarah kubur yang ketiga adalah menghadap ke arah kiblat ketika mendoakan almarhum. Sama seperti ketika mendoakan jenazah, posisi menghadap kiblat dianjurkan.

  4. Membacakan Doa untuk Almarhum

    Langkah selanjutnya adalah mendoakan almarhum. Peziarah dapat membaca tasbih, takbir, tahmid, dzikir, serta doa khusus untuk almarhum.

  5. Membaca Ayat-ayat Pendek

    Tata cara ziarah kubur yang kelima menurut sunnah adalah membacakan ayat-ayat pendek dari Al-Qur’an.

  6. Hindari Duduk atau Menginjak Kuburan

    Tata cara ziarah kubur yang keenam adalah tidak duduk maupun menginjak bagian atas kuburan. Peziarah dianjurkan menjaga kesopanan dan menghormati makam.

  7. Hindari Sikap Berlebihan

    Tata cara ziarah kubur yang ketujuh adalah tidak melakukan hal-hal yang berlebihan saat berada di makam.

FAQ

1. Apakah ziarah kubur hukumnya sunnah?

Ya, mayoritas ulama sepakat bahwa ziarah kubur hukumnya sunnah.

2. Apa saja doa yang dibaca saat ziarah kubur?

Doa ziarah kubur mencakup mengucap salam, membaca istighfar, surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, dan doa untuk almarhum.

3. Bagaimana tata cara ziarah kubur yang benar?

Tata cara ziarah kubur yang benar meliputi berwudu, memberikan salam, menghadap kiblat, membaca doa, dan menjaga kesopanan.

4. Apakah boleh duduk di atas kuburan?

Tidak diperbolehkan duduk atau menginjak kuburan karena termasuk sikap tidak sopan.

5. Apa manfaat ziarah kubur?

Ziarah kubur memiliki keutamaan, antara lain sebagai pengingat akan kehidupan akhirat dan mendapatkan pahala besar.

Kesimpulan

Ziarah kubur adalah amalan yang dianjurkan dalam Islam, yang memiliki hukum sunnah dan keutamaan yang besar. Dengan memahami doa dan tata cara yang benar, setiap kunjungan ke makam dapat dilakukan dengan khusyuk dan penuh makna. Selain itu, ziarah kubur juga menjadi sarana untuk mengingatkan manusia akan kehidupan akhirat dan memperoleh pahala serta keberkahan dari Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *