Example 728x250
none

Kasus Anak di NTT, Pakar Unair Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental Anak

8
×

Kasus Anak di NTT, Pakar Unair Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental Anak

Share this article

Siswa SD di NTT Meninggal Dunia, Ahli Sosiologi Soroti Kesehatan Mental Anak

Seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia setelah mengalami tekanan yang diduga berasal dari kondisi ekonomi keluarga. Kasus ini memicu perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk para ahli sosial yang menyoroti pentingnya kesehatan mental anak, terutama di daerah terpencil.

Alarm Pemantauan Kondisi Mental Anak

Anak-anak di daerah terpencil NTT

Kasus kematian siswa SD di NTT menjadi alarm bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap kesehatan mental anak-anak. Guru Besar Departemen Sosiologi FISIP Universitas Airlangga (Unair), Prof Dr Bagong Suyanto, menyatakan bahwa kejadian ini merupakan peringatan agar masyarakat lebih memperhatikan kondisi psikologis anak-anak di lingkungan mereka.

Menurutnya, tekanan sosial lebih besar dirasakan oleh anak-anak di daerah terpencil karena akses layanan psikologis terbatas. “Anak-anak yang tinggal di daerah terpencil seringkali kurang mendapatkan perhatian penuh terhadap aspek psikologis mereka,” ujar Prof Bagong.

Faktor Kesehatan Mental Anak

Keluarga anak di NTT dengan kondisi ekonomi sulit

Berdasarkan informasi dari orang terdekat, siswa NTT tersebut dikenal sebagai anak yang pendiam dan penurut. Ia tinggal bersama neneknya sejak usia 1 tahun di sebuah pondok bambu berukuran sekitar 2 x 3 meter. Selain hidup terpisah dari ibu kandungnya, ia juga ditinggal ayahnya yang bekerja ke Kalimantan sejak 10 tahun lalu dan tidak pernah kembali lagi.

Prof Bagong menilai kemiskinan menjadi faktor utama yang berisiko terhadap kesehatan mental anak. “Kondisi ekonomi yang sulit dapat menyebabkan stres dan kecemasan pada anak-anak,” katanya. “Dampaknya bisa langsung maupun tidak langsung.”

Perlu Tindakan Pemerintah

Lembaga sosial di NTT memberikan bantuan kepada anak-anak

Menurut Prof Bagong, pemerintah perlu mengambil langkah nyata dalam membantu anak-anak di daerah terpencil. Ia menyarankan pengembangan pendekatan community support system yang melibatkan lembaga sosial regional. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan emosional dan psikologis bagi anak-anak yang tinggal di daerah dengan akses layanan pendidikan terbatas.

“Lembaga sosial lokal harus lebih terlibat dalam memberikan perhatian terhadap kesehatan mental anak,” tambahnya. “Mereka perlu menciptakan jaringan dukungan yang bisa menjangkau setiap keluarga.”

Dampak Kesehatan Mental pada Anak

Anak-anak di sekolah dasar NTT

Kesehatan mental anak bukan hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga menjadi tugas seluruh masyarakat. Menurut Prof Bagong, kepedulian terhadap kesehatan mental anak dapat mencegah terulangnya kasus-kasus serupa. “Peran dan dukungan keluarga serta lingkungan sekitar sangat penting untuk mengenali masalah emosional dan psikologis anak secara dini,” jelasnya.

FAQ

Apa penyebab kematian siswa SD di NTT?

Siswa SD di NTT ditemukan meninggal dunia setelah mengalami tekanan finansial dari keluarganya. Orang tua tidak mampu membelikan alat tulis seperti pulpen dan buku tulis.

Bagaimana dampak kemiskinan terhadap kesehatan mental anak?

Kemiskinan dapat menyebabkan stres dan kecemasan pada anak-anak, yang berdampak negatif pada kesejahteraan mental mereka.

Apa peran pemerintah dalam menjaga kesehatan mental anak?

Pemerintah perlu mengembangkan pendekatan community support system yang melibatkan lembaga sosial lokal untuk memberikan dukungan emosional dan psikologis bagi anak-anak di daerah terpencil.

Bagaimana masyarakat bisa membantu anak-anak di daerah terpencil?

Masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental anak dan mendukung lembaga sosial yang bergerak di bidang ini.

Apa pentingnya kesehatan mental anak?

Kesehatan mental anak sangat penting untuk mencegah gangguan emosional dan psikologis yang bisa berdampak buruk pada perkembangan mereka.

Kesimpulan

Kasus kematian siswa SD di NTT menjadi peringatan penting tentang perlunya perhatian lebih terhadap kesehatan mental anak, terutama di daerah terpencil. Dengan kolaborasi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi pertumbuhan anak-anak. Jangan biarkan tekanan ekonomi atau kurangnya akses layanan menjadi alasan untuk mengabaikan kesehatan mental anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *