Kehidupan Pemuda Autisme yang Berubah Setelah Dipecat dari Toserba, Kini Dapat Pekerjaan Baru
Sebuah kisah yang menginspirasi telah menarik perhatian publik di Inggris setelah seorang pemuda autisme diberhentikan dari pekerjaannya di toserba Waitrose. Namun, nasibnya kini berubah drastis setelah mendapatkan tawaran pekerjaan baru dari perusahaan grosir Asda. Kisah ini menjadi contoh penting tentang inklusivitas dan dukungan bagi individu dengan kebutuhan khusus.
Tom Boyd, seorang pria berusia 28 tahun, telah bekerja selama empat tahun sebagai sukarelawan di toserba Waitrose Cheadle, menjaga rak-rak toko. Namun, keputusan untuk memecatnya membuat banyak orang terkejut dan mulai memberi perhatian pada situasi yang dialaminya. Akibatnya, Tom kini menerima penawaran kerja berbayar dari Asda, sebuah langkah besar dalam hidupnya.
Perubahan yang Membawa Harapan
Setelah kisah Tom viral di media, banyak pihak mulai memberikan dukungan. Waitrose akhirnya merespons dengan menawarkan pekerjaan berbayar kepada Tom, meskipun hanya beberapa jam per minggu. Ini merupakan langkah penting untuk menunjukkan bahwa perusahaan bisa lebih inklusif dan memperhatikan kebutuhan karyawan yang memiliki kondisi khusus.
Ibu Tom, Frances, mengatakan bahwa dia sangat senang melihat Tom kembali bekerja, baik di Asda maupun kembali ke Waitrose. “Dia sangat senang bisa kembali ke tempat yang sudah sangat ia kenal,” ujarnya.
Kisah ini juga memicu diskusi tentang pentingnya program dukungan seperti Access to Work Plus, yang bertujuan membantu orang-orang seperti Tom beralih ke pekerjaan berbayar. Frances mengungkapkan bahwa ia telah bertemu dengan Menteri Jaminan Sosial dan Disabilitas Stephen Timms untuk menyampaikan harapan agar program tersebut dapat diaktifkan kembali.
Dukungan dari Pemerintah dan Perusahaan

Pemerintah Inggris juga menunjukkan dukungan kuat terhadap kisah Tom. Departemen Tenaga Kerja dan Pensiun mengatakan sangat gembira karena akhirnya Tom bisa bekerja dan menerima gaji. Mereka juga menyatakan rencana investasi sebesar USD 1 miliar per tahun untuk dukungan ketenagakerjaan, yang bertujuan membantu orang-orang dengan disabilitas atau neurodivergen mendapatkan pekerjaan yang layak.
Selain itu, panel ahli independen sedang melakukan penelitian untuk mengevaluasi bagaimana perusahaan dapat meningkatkan inklusivitas di tempat kerja. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil dan ramah bagi semua individu.
Pentingnya Inklusivitas di Tempat Kerja

Kisah Tom adalah bukti bahwa inklusivitas tidak hanya penting secara moral, tetapi juga memiliki dampak nyata pada kehidupan seseorang. Dengan memberikan peluang kerja yang layak, perusahaan dapat membantu individu dengan kebutuhan khusus merasa dihargai dan berkontribusi positif dalam masyarakat.
Tidak hanya itu, kisah ini juga mengajarkan kita bahwa keberagaman adalah kekuatan. Dengan menerima dan mendukung keberagaman, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih kreatif dan inovatif.
FAQ

Apa itu neurodivergen?
Neurodivergen merujuk pada individu yang memiliki perbedaan dalam cara otak mereka berfungsi, seperti autisme, ADHD, atau dyslexia. Mereka sering kali membutuhkan pendekatan khusus dalam lingkungan kerja.
Bagaimana program Access to Work Plus bekerja?
Program ini dirancang untuk memberikan dukungan finansial dan teknis kepada orang-orang dengan disabilitas atau kebutuhan khusus agar dapat masuk dan tetap di pasar tenaga kerja.
Mengapa inklusivitas di tempat kerja penting?
Inklusivitas memastikan bahwa semua individu, termasuk mereka dengan kebutuhan khusus, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi dalam dunia kerja.
Apa yang dilakukan pemerintah Inggris untuk mendukung pekerja disabilitas?
Pemerintah Inggris berkomitmen untuk menginvestasikan USD 1 miliar per tahun dalam dukungan ketenagakerjaan, termasuk program seperti Access to Work Plus.
Bagaimana masyarakat bisa mendukung inklusivitas di tempat kerja?
Masyarakat dapat mendukung dengan mengedukasi diri tentang keberagaman, mendukung perusahaan yang menerapkan praktik inklusif, serta menyebarkan kesadaran akan pentingnya keberagaman dalam lingkungan kerja.
Penutup
Kisah Tom Boyd adalah contoh luar biasa tentang bagaimana satu tindakan bisa mengubah hidup seseorang. Dari dipecat hingga diberi kesempatan baru, kisah ini mengingatkan kita bahwa setiap individu layak mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi. Dengan dukungan yang tepat, inklusivitas bisa menjadi kunci untuk masa depan yang lebih baik bagi semua.
