Example 728x250
Teknologi

DO dari Stanford, Perempuan Muda Ini Pilih Bangun Perusahaan Teknologi AI

6
×

DO dari Stanford, Perempuan Muda Ini Pilih Bangun Perusahaan Teknologi AI

Share this article

Perempuan Muda Berusia 24 Tahun Pilih Keluar dari PhD Matematika Stanford untuk Dirikan Startup AI

Seorang perempuan muda berusia 24 tahun, Carina Hong, mengambil langkah mengejutkan dengan meninggalkan program PhD Matematika di Universitas Stanford, salah satu kampus terkemuka di dunia. Alih-alih melanjutkan jalur akademik, ia memilih mendirikan Axiom Math, sebuah startup yang fokus pada pengembangan kecerdasan buatan (AI) dengan kemampuan penalaran matematika tingkat lanjut. Langkah ini menunjukkan ambisi besar dan visi inovatif yang ingin membawa matematika ke ranah teknologi yang lebih luas.







Carina Hong bersama tim peneliti di MIT

Lulus dari Kampus Top Dunia, Tapi Pilih Jadi Pengusaha

Carina Hong berbicara tentang AI di hadapan para ahli teknologi

Carina Hong lulus dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dengan gelar ganda dalam Matematika dan Fisika hanya dalam tiga tahun. Setelah itu, ia melanjutkan studi Master di Universitas Oxford, tempat ia meneliti kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin. Di sana, ia dianugerahi Beasiswa Rhodes, penghargaan prestise yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi.

Kariernya tidak hanya berhenti di akademik. Hong telah menerima berbagai penghargaan, termasuk Morgan Prize 2023 dan Alice T. Schafer Prize 2022. Ia juga aktif dalam menulis makalah ilmiah yang dipublikasikan di jurnal bergengsi dan presentasi di konferensi internasional.


Visi Masa Depan: AI yang Bisa Memecahkan Masalah Matematika Sulit

Carina Hong sedang menjelaskan konsep AI kepada investor

Perusahaan yang didirikan oleh Carina Hong, Axiom Math, bertujuan untuk menciptakan sistem AI yang mampu memecahkan masalah matematika kompleks yang sering kali sulit bagi manusia. Dengan pendekatan interdisipliner, ia ingin menggabungkan matematika dengan pembelajaran mendalam (deep learning) untuk menciptakan solusi yang lebih efektif.

“Saya selalu menjadi peneliti sejati. Saya ingin memecahkan masalah teknis yang benar-benar sulit,” katanya. “Ada hambatan teknis menarik yang ingin saya bantu selesaikan. Bagaimana masa depan interaksi AI dan matematikawan? Dan bagaimana ilmuwan terapan akan berinteraksi dengan matematikawan AI? Ini adalah teka-teki yang ingin saya kerjakan selanjutnya.”


Masa Depan AI yang Dipimpin oleh Matematika

Meskipun Axiom Math masih memiliki tim yang kecil, perusahaan ini telah menunjukkan potensi besar dalam menarik talenta dan membangun pertanyaan baru tentang masa depan kecerdasan buatan. Menurut Carina, penalaran matematis tidak hanya terbatas pada ranah akademis, tetapi bisa diterapkan di berbagai bidang seperti verifikasi perangkat lunak, perangkat keras, hingga kriptografi.

“Penalaran matematis bisa diperluas ke banyak bidang lain. Ini adalah tantangan yang menarik dan sangat relevan dengan kebutuhan dunia modern,” ujarnya.


Pengalaman Unik dan Prestasi Mengesankan

Carina Hong sedang memberikan kuliah umum di kampus MIT

Carina Hong dikenal sebagai anak ajaib matematika sejak usia muda. Semasa di Guangzhou, Tiongkok, ia menerima pelatihan formal di tim matematika Olimpiade provinsi dan berpartisipasi dalam berbagai program internasional seperti Program Ross dan Stanford Math Camp. Prestasinya tidak hanya terlihat di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

Ia juga pernah menerima beasiswa dari beberapa universitas bergengsi dan telah menjadi bagian dari komunitas ilmiah yang penuh inovasi. Kejeniusannya tidak hanya terlihat dari gelar-gelarnya, tetapi juga dari kontribusi nyata yang ia berikan dalam bidang AI dan matematika.


FAQ

Apa tujuan utama Axiom Math?

Axiom Math bertujuan untuk menciptakan sistem kecerdasan buatan yang mampu memecahkan masalah matematika kompleks dengan penalaran tingkat lanjut.

Bagaimana Carina Hong memperoleh pengalaman di bidang AI?

Carina Hong memperoleh pengalaman di bidang AI melalui studi di MIT dan Oxford, serta partisipasi dalam berbagai proyek penelitian dan konferensi internasional.

Apa saja prestasi yang diraih Carina Hong?

Carina Hong telah menerima berbagai penghargaan, termasuk Morgan Prize 2023, Alice T. Schafer Prize 2022, dan Maryam Mirzakhani Fellowship.

Apakah Axiom Math sudah memiliki tim yang kuat?

Meskipun Axiom Math masih memiliki tim kecil, perusahaan ini telah menarik talenta berkualitas dan menunjukkan potensi besar dalam pengembangan AI.

Bagaimana masa depan AI menurut Carina Hong?

Menurut Carina Hong, masa depan AI akan melibatkan interaksi yang lebih dalam antara AI dan matematikawan, serta penggunaan penalaran matematika dalam berbagai bidang teknologi.


Kesimpulan

Carina Hong adalah contoh nyata bahwa kesuksesan tidak selalu diukur dari gelar akademik, tetapi juga dari keberanian untuk mengambil risiko dan menciptakan sesuatu yang baru. Dengan mendirikan Axiom Math, ia membuktikan bahwa matematika dan AI bisa menjadi alat yang kuat untuk mengubah dunia. Harapan besar ditempatkan pada perusahaan ini, yang diharapkan mampu menjadi penggerak inovasi teknologi di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *