Example 728x250
Real Estate

Jangan Asal Tanda Tangan! Ini 7 Hal yang Harus Diperiksa Saat Serah Terima Rumah

6
×

Jangan Asal Tanda Tangan! Ini 7 Hal yang Harus Diperiksa Saat Serah Terima Rumah

Share this article

Setiap pembeli properti pasti mengalami perasaan campur aduk ketika tiba waktunya menerima hunian baru. Meski senang, ada rasa was-was terhadap kondisi bangunan yang tidak sesuai harapan. Dalam situasi ini, penting untuk memastikan bahwa seluruh aspek rumah telah diperiksa secara menyeluruh sebelum menandatangani berita acara serah terima (BAST). Berikut adalah tujuh hal kritis yang harus dicek agar pengalaman serah terima berjalan lancar dan aman.

Kelengkapan Rumah Sesuai Perjanjian

kelengkapan utilitas rumah

Pemeriksaan awal yang harus dilakukan adalah memastikan semua fasilitas yang disepakati dalam kontrak sudah tersedia. Misalnya, pastikan meteran listrik PLN, jaringan air bersih dari PDAM, serta saluran internet sudah terpasang. Jika ada yang kurang, segera laporkan kepada pihak developer agar segera diperbaiki.

Struktur Bangunan

instalasi tandon air dan septic tank

Selanjutnya, fokuslah pada struktur bangunan. Periksa dinding, lantai, dan atap apakah ada retakan, kerusakan, atau kelembapan yang bisa menjadi tanda-tanda masalah lebih besar. Catat setiap temuan agar bisa dibahas dalam BAST.

Tandon Air dan Septic Tank

Fasilitas penampung air dan sistem pembuangan limbah sangat penting untuk kenyamanan penghuni. Pastikan tandon air cukup besar dan septic tank sudah terpasang dengan baik. Jika tidak, bisa menyebabkan masalah di masa depan seperti kekurangan air atau kebocoran.

Peralatan Listrik

sistem perpipaan rumah

Uji coba peralatan listrik seperti AC, pompa air, dan water heater untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Jika ada peralatan yang tidak bekerja, segera laporkan agar segera diperbaiki.

Perpipaan

Sistem perpipaan juga perlu diperiksa. Lakukan beberapa percobaan untuk melihat apakah ada kebocoran. Pipa yang bocor bisa menyebabkan kerusakan permanen pada bangunan.

Interior

pemeriksaan atap rumah

Periksa komponen interior seperti pintu, jendela, dan kamar mandi. Pastikan pintu tidak miring, kamar mandi tidak bocor, dan kusen jendela tersegel dengan baik. Semua kerusakan harus dicatat dan dibahas dengan developer.

Atap

Terakhir, pastikan atap dalam kondisi baik. Cek genteng atau dak apakah layak menghadapi cuaca hujan. Jika perlu, pastikan dinding dilapisi waterproofing untuk mencegah rembesan air.

Meskipun semua item telah diperiksa, masih mungkin ada kerusakan yang muncul setelah serah terima. Oleh karena itu, disarankan untuk memantau rumah selama dua bulan setelah penerimaan. Selama masa garansi, penghuni dapat meminta developer melakukan perbaikan.

(Read also: Tips Memilih Hunian yang Nyaman dan Aman)

Pertanyaan Umum

Apa saja yang harus diperiksa saat serah terima rumah?

Pembeli harus memeriksa kelengkapan utilitas, struktur bangunan, tandon air, peralatan listrik, perpipaan, interior, dan atap.

Bagaimana cara mengetahui pipa bocor?

Lakukan uji coba dengan mencari tanda-tanda kebocoran seperti kelembapan atau air yang mengalir di tempat yang tidak seharusnya.

Apakah masa garansi rumah penting?

Ya, masa garansi memungkinkan penghuni meminta perbaikan tanpa biaya tambahan jika ada kerusakan.

Bagaimana cara mengajukan keluhan ke developer?

Laporkan secara tertulis melalui BAST dan minta developer menindaklanjuti perbaikan sesuai kesepakatan.

Apa manfaat dari pemeriksaan mendetail saat serah terima?

Mencegah kerusakan yang lebih besar dan memastikan kualitas hunian sesuai harapan.

Serah terima rumah bukan hanya sekadar prosedur administratif, tetapi juga langkah penting untuk menjaga kualitas hidup. Dengan memperhatikan detail-detail kecil, pembeli dapat meminimalkan risiko dan memastikan hunian baru benar-benar nyaman untuk tinggal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *