Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan. Di malam ini, Allah SWT menurunkan rahmat dan ampunan-Nya kepada hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh. Umat Islam dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan ibadah di malam Lailatul Qadar. Salah satunya adalah salat tasbih. Salat ini dinamakan demikian karena di dalamnya banyak dibaca kalimat tasbih. Ketika kita membaca kalimat tasbih berulang kali dalam salat, hati dan pikiran kita akan terfokus kepada Allah SWT. Hal ini akan membantu kita untuk menjauhkan diri dari pikiran-pikiran negatif dan dosa.
Selain itu, salat tasbih juga dapat memberikan ketenangan jiwa dan kedamaian hati. Ketika kita khusyuk dalam mengerjakan salat tasbih, kita akan merasakan ketenangan dan kedamaian yang luar biasa. Hal ini dikarenakan kita sedang berada dekat dengan Allah SWT, Zat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Salat tasbih merupakan salah satu cara untuk terus mengingat dan merasa diri terus mengingat Allah SWT. Dalam salat ini, setiap perpindahan dari satu gerakan ke gerakan lainnya mengandung pujian tasbih atau dzikir kepada Allah SWT. Dzikir ini menjadi sesuatu yang menghiasi salat yang akan mendekatkan diri dengan Allah SWT.
Pengertian Salat Tasbih
Salat Tasbih adalah salat sunah yang diajarkan Rasulullah SAW kepada pamannya, Sayyidina Abbas ibn Abdul Muthalib. Dilansir dari buku Risalah Tuntunan Sholat Lengkap oleh Moh Rifa’i, salat Tasbih adalah salat sunah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan minimal sekali seumur hidup. Waktu pelaksanaannya bisa pada malam hari, maupun siang hari dan dilaksanakan sebanyak empat rakaat. Salat ini juga disebut sebagai salat yang penuh dengan dzikir dan pujian kepada Allah SWT. Dalam salat ini, setiap gerakan memiliki bacaan dzikir tertentu yang memperkuat hubungan antara manusia dan Tuhan.
Niat dan Tata Cara Salat Tasbih
Berikut ini adalah bacaan niat salat Tasbih:
أصلي سنة التسبيح أربع ركعات لله تعالى
“Ushalli sunnatan tasbihi arba’a rokaatin lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku niat salat tasbih empat rakaat, karena Allah.”
Menurut penjelasan dalam kitab Al-Minhâjul Qawîm karya Ibnu Hajar al-Haitami, salat tasbih dilakukan dalam empat rakaat. Setiap rakaatnya, setelah membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek, membaca kalimat subhanallah wal hamdu lillah wa la ilaha illallahu wallahu akbar sebanyak 15 kali. Pada tiap-tiap rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan duduk setelah sujud yang kedua masing-masing membaca (kalimat tersebut) sebanyak 10 kali. Totalnya 75 kali dalam setiap satu rakaat.
Tata cara salat Tasbih tidak jauh berbeda dari salat lainnya, hanya terdapat tambahan bacaan kalimat thayyibah. Setelah membaca Al-Fatihah dan surat pendek, sebelum rukuk membaca kalimat tasbih sebanyak 15 kali. Setelah itu baru kemudian melakukan rukuk. Setelah rukuk dan sebelum i’tidal, terlebih dahulu membaca tasbih sebanyak 10 kali. Pada saat i’tidal sebelum turun sujud, membaca tasbih sebanyak 10 kali. Pada sujud pertama, sebelum bangun membaca tasbih sebanyak 10 kali. Pada saat duduk di antara dua sujud, sebelum sujud kedua membaca kalimat tasbih sebanyak 10 kali. Pada saat sujud kedua, sebelum bangun membaca tasbih sebanyak 10 kali. Setelah sujud kedua, tidak langsung berdiri, tetapi terlebih dahulu membaca tasbih sebanyak 10 kali, kemudian berdiri dan melanjutkan rakaat berikutnya.
Keutamaan Salat Tasbih

Salat tasbih memiliki keutamaan yang besar bagi umat Islam. Dalam salat ini, seseorang akan semakin dekat dengan Allah SWT melalui dzikir dan pujian yang dilakukan secara berulang. Selain itu, salat ini juga bisa menjadi sarana untuk membersihkan jiwa dan hati dari gangguan-gangguan negatif. Dengan khusyuk dalam mengerjakan salat tasbih, seseorang akan merasakan kedamaian dan ketenangan yang luar biasa. Keutamaan salat tasbih juga terletak pada kesempatan untuk mendapatkan ampunan dan rahmat dari Allah SWT, terutama di malam Lailatul Qadar.
Tips Menghadapi Malam Lailatul Qadar

Untuk memaksimalkan amalan di malam Lailatul Qadar, umat Islam disarankan untuk melakukan berbagai bentuk ibadah seperti salat, membaca Al-Quran, berdzikir, dan berdoa. Salat tasbih menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Selain itu, menjaga kebersihan hati dan pikiran serta menjauhi perbuatan dosa juga penting agar doa dan amalan yang dilakukan lebih mudah diterima oleh Allah SWT. Memperbanyak kebaikan dan keutamaan di malam ini akan memberikan keberkahan yang besar bagi kehidupan sehari-hari.
FAQ
Apa itu salat tasbih?
Salat tasbih adalah salat sunah yang dilakukan dengan membaca kalimat tasbih berulang kali dalam setiap gerakan salat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan ketaqwaan dan kedekatan dengan Allah SWT.
Bagaimana cara melaksanakan salat tasbih?
Salat tasbih dilakukan dalam empat rakaat. Setiap rakaatnya, setelah membaca Al-Fatihah dan surat pendek, membaca kalimat subhanallah wal hamdu lillah wa la ilaha illallahu wallahu akbar sebanyak 15 kali. Pada tiap-tiap rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan duduk setelah sujud yang kedua masing-masing membaca (kalimat tersebut) sebanyak 10 kali.
Kapan waktu yang tepat untuk melaksanakan salat tasbih?
Waktu pelaksanaan salat tasbih bisa dilakukan pada malam hari atau siang hari. Namun, di malam Lailatul Qadar, salat ini sangat dianjurkan karena memiliki keistimewaan yang besar.
Apakah salat tasbih wajib dilakukan?
Salat tasbih adalah salat sunah, bukan wajib. Namun, dilakukan minimal sekali seumur hidup, dan sangat dianjurkan untuk dilakukan jika memungkinkan.
Apa manfaat dari salat tasbih?
Manfaat dari salat tasbih antara lain meningkatkan ketaqwaan, memberikan ketenangan jiwa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, salat ini juga bisa menjadi sarana untuk membersihkan hati dan pikiran dari gangguan negatif.
Kesimpulan
Salat tasbih adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama di malam Lailatul Qadar. Dengan melaksanakan salat ini, umat Islam dapat meningkatkan ketaqwaan, mendapatkan ketenangan jiwa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salat ini juga menjadi sarana untuk membersihkan hati dan pikiran dari gangguan negatif. Dengan khusyuk dalam mengerjakan salat tasbih, seseorang akan merasakan kedamaian dan ketenangan yang luar biasa. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk melaksanakan salat tasbih di malam Lailatul Qadar, karena malam ini adalah malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan.












