Example 728x250
religion

Meninggal Jumat, Apakah Tanda Husnul Khatimah?

6
×

Meninggal Jumat, Apakah Tanda Husnul Khatimah?

Share this article

Apa Itu Husnul Khatimah?

Husnul khatimah adalah akhir kehidupan yang baik, di mana seseorang meninggal dalam keadaan beriman dan taat kepada Allah SWT. Dalam Islam, husnul khatimah merupakan dambaan setiap Muslim. Penjelasan ini sejalan dengan pendapat para ulama seperti Ibnu Rajab Al-Hanbali, yang menjelaskan bahwa husnul khatimah terjadi ketika seseorang wafat dalam keadaan istiqomah di atas agama, telah bertaubat dari dosa-dosanya, serta meninggal saat melakukan amal yang diridhai oleh Allah.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa di akhir perkataannya ialah lailaha’ilallah maka dia akan masuk surga.” (HR. Abu Daud). Sebaliknya, suul khatimah adalah kondisi meninggal dunia dalam keadaan maksiat atau kekufuran. Para ulama menegaskan bahwa husnul khatimah tidak hanya ditentukan oleh waktu wafat, tetapi juga oleh keimanan dan amal saleh seseorang selama hidupnya.

Meninggal pada Hari Jumat, Apakah Tanda Husnul Khatimah?

Meninggal pada hari Jumat sering kali dikaitkan dengan tanda husnul khatimah. Ust. Ahmad Zacky ElSyafa menyebutkan bahwa wafat pada hari Jumat merupakan tanda meninggal dalam keadaan husnul khatimah. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW, “Setiap muslim yang meninggal dunia pada hari Jumat atau malam Jumat pastilah dilindungi oleh Allah dari cobaan pertanyaan di alam kubur.”

Dalam kitab Ihya’ ‘Ulûmu ad-Din karya Imam Ghazali disebutkan bahwa barang siapa yang meninggal dunia pada hari Jumat atau malam Jumat, niscaya Allah menulis baginya pahala Syahid, dan dia dipelihara dari adzab kubur. Namun, para ulama menegaskan bahwa keutamaan ini memiliki syarat, yaitu keimanan dan amal saleh seseorang.

Mengapa Harus Hari Jumat atau Malam Jumat?

Hari Jumat memiliki keistimewaan tersendiri dalam Islam. Keagungan hari Jumat ditegaskan dengan diturunkannya Surah Al-Jumu’ah dalam Al-Qur’an. Selain itu, Allah SWT menjanjikan pahala besar bagi umat Islam yang melaksanakan salat Jumat. Hari Jumat juga dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda, “Pada hari Jumat terdapat saat mustajab, tidak seorang muslim pun yang salat, kemudian berdoa kebaikan kepada Allah maka Allah pasti mengabulkannya.”

Selain itu, hari Jumat disebut sebagai hari yang paling utama dibandingkan hari-hari lainnya. Waktu mustajab pada hari Jumat seperti waktu mustajab pada malam lailatul qadar di bulan Ramadan. Oleh karena itu, hari Jumat dipandang sebagai waktu yang istimewa dalam Islam, baik untuk beribadah, berdoa, maupun dalam pembahasan tentang keutamaan wafat pada hari tersebut.

Amalan agar Meninggal dalam Keadaan Husnul Khatimah

Setiap Muslim tentu berharap dapat menutup hidupnya dalam keadaan husnul khatimah. Berikut beberapa amalan yang dianjurkan:

  1. Memperbanyak Taubat dan Istighfar

    Taubat merupakan kunci keselamatan seorang hamba. Kebiasaan bertaubat dan beristighfar akan menjaga hati tetap lembut, bersih, dan dekat kepada Allah SWT.

  2. Menjaga Salat Lima Waktu

    Salat adalah tiang agama dan amalan pertama yang akan dihisab. Menjaga salat dengan baik menjadi salah satu sebab utama seseorang memperoleh akhir kehidupan yang baik.

  3. Membiasakan Membaca Al-Qur’an dan Mengamalkannya

    Al-Qur’an merupakan petunjuk hidup bagi umat Islam. Orang yang dekat dengan Al-Qur’an akan senantiasa dibimbing oleh Allah SWT dalam setiap langkah kehidupannya.

  4. Menjaga Lisan dari Perkataan Buruk

    Menjaga lisan merupakan tanda kesempurnaan iman. Banyak dosa besar terjadi akibat ucapan yang tidak dijaga dan tidak dipikirkan dampaknya.

  5. Berbuat Baik kepada Orang Tua

    Ridha Allah SWT sangat bergantung pada ridha kedua orang tua. Berbakti kepada orang tua disebut oleh para ulama sebagai salah satu jalan terbesar menuju husnul khatimah.

  6. Menjauhi Dosa Besar dan Maksiat

    Dosa besar seperti zina, riba, minuman memabukkan, sihir, dan berbagai bentuk maksiat lainnya dapat menjadi penghalang husnul khatimah apabila tidak disertai dengan taubat yang sungguh-sungguh.

  7. Memperbanyak Doa agar Diberi Husnul Khatimah

    Doa merupakan senjata bagi setiap mukmin. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk senantiasa memohon akhir kehidupan yang baik. Berikut beberapa doa yang dapat diamalkan:

  8. Doa Husnul Khatimah Versi Pertama:

    رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ

    Artinya: “Tuhan kami! Tuangkanlah kesabaran (ke dalam hati kami sehingga memenuhi relung-relungnya) dan wafatkanlah kami dalam keadaan muslim (berserah diri kepada-Mu).”

  9. Doa Husnul Khatimah Versi Kedua:

    اَنْتَ وَلِي فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ تَوَفَّنِي مُسْلِمًا وَّالْحِقْنِي بِالصَّلِحِينَ

    Artinya: “Tuhan Pemeliharaku, Engkau adalah Pembelaku (yang paling dekat kepadaku) dalam kehidupan dunia ini (demikian juga) di akhirat nanti. Wafatkanlah aku dalam keadaan muslim (yang berserah diri dengan tulus kepada-Mu) dan ikutkanlah aku dalam kelompok orang-orang yang saleh.”

  10. Doa Husnul Khatimah Versi Ketiga:

    اللهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِالْحُسْنَى وَ ارْزُقْنَا مُرَافَقَةَ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَ النَّظْرَ إِلَى وَجْهِكَ الْكَرِيمِ…

    Artinya: “Ya Allah, akhirilah hidup kami dengan akhir yang baik, anugerahilah kami rezeki berupa keberadaan bersama Rasul-Mu Muhammad SAW serta memandang ke wajah-Mu Yang Mahamulia.”

FAQ

Apa arti husnul khatimah?

Husnul khatimah adalah akhir kehidupan yang baik, di mana seseorang meninggal dalam keadaan beriman dan taat kepada Allah SWT.

Apakah meninggal pada hari Jumat tanda husnul khatimah?

Ya, meninggal pada hari Jumat sering dikaitkan dengan tanda husnul khatimah, namun harus disertai dengan keimanan dan amal saleh.

Bagaimana cara mendapatkan husnul khatimah?

Cara mendapatkan husnul khatimah antara lain dengan memperbanyak taubat, menjaga salat, membaca Al-Qur’an, menjaga lisan, berbuat baik kepada orang tua, menjauhi dosa besar, dan memperbanyak doa.

Apa saja doa husnul khatimah yang bisa dibaca?

Beberapa doa husnul khatimah yang bisa dibaca antara lain doa versi pertama, kedua, dan ketiga yang disebutkan dalam artikel ini.

Apakah husnul khatimah hanya berlaku untuk orang yang meninggal di hari Jumat?

Tidak, husnul khatimah ditentukan oleh keimanan dan amal saleh seseorang, bukan hanya waktu wafatnya.

Kesimpulan

Husnul khatimah adalah dambaan setiap Muslim. Meskipun meninggal pada hari Jumat sering dikaitkan dengan tanda husnul khatimah, hal ini tidak otomatis terjadi tanpa keimanan dan amal saleh. Dengan menjalankan amalan-amalan yang dianjurkan, setiap Muslim dapat berusaha mendapatkan penutup kehidupan yang baik. Semoga kita semua diberi kelapangan hati dan kesempatan untuk menutup hidup dengan husnul khatimah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *