Example 728x250
religion

Lupa Jumlah Hutang Puasa, Bagaimana Cara Menggantinya?

7
×

Lupa Jumlah Hutang Puasa, Bagaimana Cara Menggantinya?

Share this article

Sudah bertahun-tahun tidak menjalankan puasa Ramadan, namun lupa berapa jumlah utang puasa yang harus diganti? Pertanyaan ini sering muncul bagi sebagian umat Islam. Tidak sedikit orang yang menyadari bahwa mereka masih memiliki kewajiban untuk mengganti puasa yang ditinggalkan, tetapi bingung bagaimana cara melakukannya.

Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim. Perintah menjalankan ibadah puasa ini telah dijelaskan secara jelas oleh Allah SWT dalam surah Al Baqarah ayat 183. Ayat tersebut menjelaskan bahwa puasa diwajibkan atas orang-orang yang beriman agar mereka bertakwa.

Dalam pelaksanaannya, tidak sedikit umat Islam yang masih memiliki utang puasa Ramadan karena berbagai alasan. Terkadang, seseorang juga lupa jumlah pasti utang puasa yang harus diganti, baik karena sudah berlalu cukup lama maupun sebab lainnya. Namun, dalam Islam, kewajiban mengganti puasa yang ditinggalkan tetap berlaku selama seseorang masih mampu menunaikannya.

Tidak Ingat Jumlah Utang Puasa, Apa yang Harus Dilakukan?

orang sedang melakukan puasa qadha ramadan

Dalam buku Abu Najwa Menjawab Seputar Problematika Kehidupan Berbasis Kitab Kuning karya Dr. Saeful Kurniawan, disebutkan bahwa setiap puasa Ramadan yang ditinggalkan pada dasarnya wajib diganti dengan puasa qadha di luar bulan Ramadan. Beberapa ulama menegaskan kewajiban utama bagi orang yang memiliki utang puasa adalah menggantinya dengan puasa qadha sesuai jumlah hari yang ditinggalkan.

Namun, terdapat perbedaan pendapat dari kalangan ulama Hanafi yang menyebut orang yang meninggalkan puasa Ramadan hingga bertahun-tahun lamanya tidak wajib menambahkan fidyah. Ia cukup menggantinya dengan puasa qadha sesuai yang diingat. Menurut Abu Hanifah, seseorang yang ingin mengganti utang puasa cukup melaksanakan puasa qadha tanpa harus menambahkan fidyah. Dalam hal ini, qadha lebih diutamakan daripada pembayaran fidyah.

Adapun jika seseorang lupa jumlah utang puasa yang harus diganti, menurut buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah karya Nur Solikhin, jumlah hari qadha puasa dapat ditentukan melalui perkiraan yang paling meyakinkan. Disarankan untuk memilih jumlah yang lebih banyak agar kewajiban benar-benar terpenuhi. Misalnya, jika seseorang ragu apakah memiliki utang puasa 5 atau 6 hari, maka dianjurkan memilih jumlah yang lebih besar, yaitu 6 hari.

Niat Puasa Qadha Ramadan

Mengganti utang puasa Ramadan perlu diawali dengan niat puasa qadha. Dijelaskan dalam Buku Praktis Ibadah karya Irwan dkk, niat puasa qadha wajib dilakukan sejak malam hari hingga sebelum terbit fajar, sebagaimana ketentuan pada puasa wajib lainnya. Niat tersebut menjadi bentuk kesungguhan seorang muslim dalam mengganti puasa Ramadan yang pernah ditinggalkan agar ibadah yang dijalankan sah dan bernilai di sisi Allah SWT.

Berikut bacaan niatnya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرٍ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillāhi ta’ālā.

Artinya: “Saya berniat mengganti (menggadha) puasa Ramadan yang terlewat karena Allah Ta’ala.”

Pelaksanaan Puasa Qadha

Pelaksanaan puasa qadha dapat dilakukan secara berturut-turut maupun terpisah. Keduanya diperbolehkan sesuai kemampuan masing-masing. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

قضاءُ رَمَضَانَ إِنْ شَاءَ فَرَّقَ ، وَإِنْ شَاءَ تَابَعَ

Artinya: “Qadha puasa Ramadan itu jika ia berkehendak maka boleh melakukannya secara terpisah. Dan, jika ia berkehendak maka ia boleh juga melakukan secara berurutan.” (HR Daruquthni)

FAQ Puasa Qadha Ramadan

1. Apakah puasa qadha bisa dilakukan di luar bulan Ramadan?

Ya, puasa qadha harus dilakukan di luar bulan Ramadan. Tidak diperbolehkan mengganti puasa Ramadan saat bulan puasa.

2. Bagaimana jika lupa jumlah utang puasa?

Jika lupa, disarankan untuk menghitung jumlah yang paling meyakinkan. Jika ragu antara 5 atau 6 hari, lebih baik memilih 6 hari sebagai kehati-hatian.

3. Apakah puasa qadha bisa dilakukan bersamaan dengan puasa sunnah?

Ya, puasa qadha bisa dilakukan bersamaan dengan puasa sunnah, asalkan tidak mengganggu kewajiban utama.

4. Apakah ada hukum khusus jika seseorang memiliki utang puasa sampai Ramadan berikutnya?

Jika utang puasa belum lunas sampai Ramadan berikutnya, maka ia tetap wajib menggantinya. Tidak ada penundaan atau penghapusan kewajiban.

5. Apakah puasa qadha harus dilakukan di siang hari?

Ya, puasa qadha dilakukan seperti puasa wajib, yaitu mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Kesimpulan

Mengganti utang puasa Ramadan adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Meskipun seseorang lupa jumlahnya, tetap ada cara untuk menggantinya dengan kehati-hatian dan niat yang tulus. Dengan memahami aturan dan pendapat para ulama, setiap muslim dapat menjalankan puasa qadha dengan benar dan mendapatkan pahala yang sama seperti puasa wajib. Selalu ingat bahwa keimanan dan kesungguhan dalam beribadah adalah kunci utama dalam menjalani kehidupan seorang Muslim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *