Presiden Prabowo Serukan Persatuan Ulama dan Umara dengan Kutipan Surat Ar-Ra’d Ayat 11
Presiden Joko Widodo, dalam sambutannya di Masjid Istiqlal, Jakarta, mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu demi kemajuan Indonesia. Pesan tersebut disampaikan saat ia menyampaikan pidato dalam kegiatan keagamaan yang menarik perhatian masyarakat luas. Dalam kesempatan ini, Prabowo mengutip Surat Ar-Ra’d ayat 11 dari Al-Qur’an, yang menjadi dasar utama dari pesannya tentang pentingnya kerja sama antara ulama dan umara.
Makna Surat Ar-Ra’d Ayat 11 dalam Konteks Kebangsaan

Ayat 11 dari Surat Ar-Ra’d menjelaskan bahwa perubahan tidak akan datang tanpa usaha dan komitmen dari diri sendiri. Prabowo menekankan bahwa keberhasilan Indonesia sangat bergantung pada kemauan seluruh elemen bangsa untuk bekerja sama dengan pemerintah. Ia menilai bahwa persatuan nasional adalah energi besar dalam menghadapi tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.
Persatuan sebagai Fondasi Utama

Dalam pidatonya, Prabowo menyatakan bahwa momen persatuan antara ulama dan umara merupakan bukti nyata kebersamaan yang memberikan dorongan moral sekaligus keyakinan bahwa pemerintahan mampu menegakkan keadilan di Tanah Air. Ia juga menekankan makna penting munajat sebagai simbol kebersamaan dan pengharapan kolektif bangsa.
Tantangan dan Harapan Masa Depan

Prabowo menilai tema “Munajat untuk Keselamatan Bangsa” yang diusung oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Menurutnya, doa dan persatuan harus berjalan seiring dengan kerja nyata. Ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk meninggalkan rasa curiga, perbedaan masa lalu, serta kebencian yang dapat menghambat persatuan nasional.
Perbedaan dan Persaingan dalam Dinamika Demokrasi

Ia menegaskan bahwa perbedaan dan persaingan adalah bagian dari dinamika demokrasi, namun persatuan harus tetap menjadi tujuan akhir demi kepentingan bangsa. Prabowo menekankan pentingnya menghormati semua umat dan kaum, seperti contoh yang diberikan oleh para ulama Indonesia.
Penutup: Kebersamaan untuk Masa Depan Indonesia
Pesan Presiden Prabowo mengingatkan bahwa keselamatan bangsa hanya bisa diwujudkan jika seluruh elemen bangsa bersatu. Dengan mengutip Surat Ar-Ra’d ayat 11, ia memperkuat pesan bahwa perubahan hanya akan terjadi jika masyarakat sendiri berkomitmen untuk merubah keadaan. Kebersamaan, doa, dan kerja keras menjadi kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.
FAQ
Apa isi Surat Ar-Ra’d ayat 11?
Surat Ar-Ra’d ayat 11 menjelaskan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
Mengapa Presiden Prabowo mengutip ayat ini?
Prabowo mengutip ayat ini untuk menegaskan pentingnya usaha dan komitmen dari masyarakat dalam mengubah nasib bangsa.
Apa makna munajat dalam konteks kebangsaan?
Munajat diartikan sebagai doa dan harapan kolektif bangsa yang menjadi bentuk kebersamaan dan keinginan untuk keselamatan bangsa.
Bagaimana pesan Prabowo relevan dengan kondisi saat ini?
Pesan Prabowo relevan karena menekankan pentingnya persatuan dalam menghadapi tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.
Apakah persatuan antara ulama dan umara penting untuk kemajuan Indonesia?
Ya, persatuan antara ulama dan umara menjadi fondasi utama dalam mewujudkan keselamatan dan kemajuan bangsa Indonesia.












