Example 728x250
Geografis

Enam Wisatawan Tenggelam di Pantai Sine Tulungagung, Satu Hilang

6
×

Enam Wisatawan Tenggelam di Pantai Sine Tulungagung, Satu Hilang

Share this article

Wisatawan Tenggelam di Pantai Sine, Satu Korban Masih Dicari

Pantai Sine di Kecamatan Kalidawir, Tulungagung menjadi tempat kejadian tragis bagi enam wisatawan yang tenggelam. Kejadian ini terjadi pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, dengan lima korban berhasil diselamatkan dan satu lainnya masih hilang. Peristiwa ini memicu evakuasi darurat dan pencarian intensif oleh tim SAR bersama masyarakat setempat.

Awal Kejadian yang Membawa Petaka

Ombak tinggi di Pantai Sine Tulungagung

Peristiwa bermula saat dua wisatawan, Andri dan Resta, sedang berenang di kawasan Pantai Sine. Tiba-tiba datang gelombang tinggi yang menghancurkan keduanya. Mereka terseret ombak dan langsung lenyap dari pandangan. Empat wisatawan asal Kota Malang, yaitu Achmad Wildani Ubaidilah, Fikri, Ahmad Riskilah, dan Muhamad Attaya Ulum, mencoba memberikan pertolongan. Namun, upaya penyelamatan justru berujung pada tragedi.

Korban yang Selamat dan yang Hilang

Tim SAR melakukan pencarian di Pantai Sine

Dari keenam korban, lima orang berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke tepi pantai. Mereka adalah Achmad Wildani Ubaidilah (19), Fikri (20), Ahmad Riskilah (20), Resta (25), dan Andri (49). Dua di antaranya langsung dibawa ke klinik untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, satu korban, Muhamad Attaya Ulum (20), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, masih dinyatakan hilang setelah tidak bisa berenang melawan arus ombak.

Upaya Pencarian dan Bantuan Masyarakat

Tim SAR dan nelayan mencari korban di Pantai Sine

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Sudarmaji, menjelaskan bahwa pencarian terhadap korban yang hilang masih berlangsung. “Tim SAR dibantu masyarakat dan nelayan masih melakukan pencarian,” ujarnya. Proses pencarian dilakukan secara intensif, dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

Pengaruh Terhadap Wisata dan Kesadaran Masyarakat

Wisatawan bermain di Pantai Sine

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan wisatawan di kawasan Pantai Sine. Sejumlah pengunjung mengungkapkan rasa prihatin atas insiden ini. Beberapa pihak juga menyarankan agar peningkatan kesadaran akan bahaya alam dilakukan, terutama bagi para pengunjung yang belum terbiasa dengan kondisi laut.

Rekomendasi dan Langkah Pencegahan

Berdasarkan laporan BPBD, diperlukan langkah-langkah pencegahan lebih lanjut untuk memastikan keselamatan wisatawan. Ini termasuk pemasangan tanda peringatan, penguatan pengawasan, serta edukasi tentang cara menghadapi ombak tinggi. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah setempat, petugas SAR, dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi situasi seperti ini.

FAQ

Apa penyebab utama kejadian tenggelam di Pantai Sine?

Penyebab utama adalah datangnya gelombang tinggi yang tiba-tiba menghancurkan dua wisatawan yang sedang berenang.

Bagaimana proses penyelamatan korban?

Empat wisatawan mencoba menyelamatkan dua korban yang terseret ombak, namun mereka juga ikut terseret dan akhirnya diselamatkan.

Apakah ada korban yang hilang?

Ya, satu korban bernama Muhamad Attaya Ulum masih dinyatakan hilang dan sedang dicari.

Apa rekomendasi untuk menghindari kejadian serupa?

Diperlukan peningkatan kesadaran akan bahaya alam, pemasangan tanda peringatan, dan penguatan pengawasan di kawasan pantai.

Bagaimana tanggapan masyarakat terhadap kejadian ini?

Masyarakat mengecam kejadian ini dan menyarankan adanya langkah-langkah pencegahan yang lebih efektif.

Kesimpulan

Insiden tenggelam di Pantai Sine menjadi peringatan penting tentang risiko yang tersembunyi di balik pesona alam. Meski kejadian ini menimpa enam wisatawan, semangat solidaritas dan kerja sama antara tim SAR, masyarakat, dan pemerintah memberikan harapan bahwa korban yang hilang akan segera ditemukan. Dengan langkah-langkah pencegahan yang lebih baik, kejadian serupa di masa depan bisa diminimalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *