Chris Hemsworth Akui Kekhawatiran Saat Umumkan Risiko Alzheimer, Tapi Tetap Berjuang untuk Kesehatan
Chris Hemsworth, bintang papan atas yang dikenal sebagai tokoh utama dalam franchise Marvel, baru-baru ini berbicara terbuka tentang pengalamannya menghadapi risiko penyakit Alzheimer. Dalam wawancara terbaru saat tur promosi film Crime 101, aktor asal Australia ini mengungkapkan bahwa ia sempat ragu apakah keputusannya untuk terbuka mengenai kondisi kesehatannya akan berdampak negatif pada kariernya di Hollywood.
Hemsworth mengaku khawatir jika pengakuannya tentang genetik yang membuatnya rentan terkena Alzheimer akan mengubah pandangan publik dan produser terhadap dirinya. Ia takut orang-orang tidak lagi percaya padanya sebagai tokoh superhero atau karakter tangguh di layar lebar.
“Saya bertanya-tanya apakah saya membiarkan orang masuk terlalu jauh ke dalam kehidupan pribadi saya,” ujarnya dalam wawancara dengan The Guardian (6/2).

Gen APOE4 Menjadi Faktor Utama

Kabar mengenai risiko kesehatan Hemsworth pertama kali muncul pada tahun 2022 melalui serial dokumenter Disney+ Limitless. Tes genetik menunjukkan bahwa ia memiliki dua salinan gen APOE4, yang membuatnya 8 hingga 10 kali lebih berisiko terkena Alzheimer dibandingkan orang biasa.
Isu ini semakin personal bagi Hemsworth karena kakeknya didiagnosis menderita penyakit yang sama, dan ayahnya kini sedang berjuang melawan kondisi tersebut. Melihat kondisi ayahnya, Hemsworth mulai mengubah cara pandangnya dalam memilih peran. Jika dulu ia sering mengambil proyek berdasarkan pertimbangan finansial, kini ia lebih selektif.
Bukan Vonis Mati, Tapi Pemicu Perubahan

Meski mengakui risiko kesehatan tersebut, Hemsworth menegaskan bahwa hal itu bukanlah vonis mati atau tanda pensiun dini. Ia merasa kesal dengan pemberitaan media yang sempat membingkai cerita tersebut seolah-olah ia sudah terkena demensia dan akan berhenti berakting.
Sebaliknya, hal ini justru memotivasinya untuk lebih fokus pada kesehatan mental dan fisik, serta menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga. Ia tetap berkomitmen untuk berkarya di film-film yang lebih bermakna secara kreatif.
Perubahan dalam Pemilihan Peran
Dari pengalaman ini, Hemsworth mulai memprioritaskan proyek-proyek yang tidak hanya memberikan pendapatan, tetapi juga memberikan makna. Ia lebih memilih peran-peran yang bisa menginspirasi atau menyampaikan pesan penting.
“Kini saya lebih memilih proyek yang bisa memberi dampak positif, baik bagi diri sendiri maupun bagi penonton,” katanya.
FAQ
Apa itu gen APOE4?
Gen APOE4 adalah salah satu varian gen yang dikaitkan dengan risiko tinggi terkena penyakit Alzheimer. Orang yang memiliki dua salinan gen ini memiliki risiko 8 hingga 10 kali lebih besar dibandingkan orang biasa.
Apakah Chris Hemsworth benar-benar menderita Alzheimer?
Tidak. Hemsworth hanya memiliki risiko genetik yang meningkatkan kemungkinan terkena penyakit tersebut, tetapi belum ada indikasi bahwa ia telah terkena penyakit tersebut.
Bagaimana pengaruhnya terhadap kariernya?
Hemsworth mengatakan bahwa pengakuan ini justru memotivasi dirinya untuk lebih fokus pada kesehatan dan kualitas hidup, sambil tetap berkarya di bidang yang ia cintai.
Kesimpulan
Chris Hemsworth membuktikan bahwa kejujuran tentang kesehatan tidak harus menjadi batu sandungan. Justru, ia menggunakan pengalaman ini sebagai motivasi untuk hidup lebih sehat dan memilih proyek yang bermakna. Dengan ketulusan dan keberanian, ia menunjukkan bahwa seorang bintang tidak hanya dilihat dari perannya di layar lebar, tetapi juga dari kekuatan hati dan jiwa yang ia miliki.












