Example 728x250
religion

6 Doa untuk Mengusir Hujan, Amalkan agar Cuaca Kembali Cerah

6
×

6 Doa untuk Mengusir Hujan, Amalkan agar Cuaca Kembali Cerah

Share this article

Cuaca yang tidak menentu sering kali menjadi masalah bagi masyarakat, terutama saat hujan deras mengganggu aktivitas sehari-hari. Dalam Islam, doa pereda hujan menjadi salah satu cara untuk memohon kepada Allah SWT agar cuaca kembali cerah dan tidak menyebabkan bencana. Doa ini juga memiliki dasar dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW yang memberikan kekuatan spiritual dan ketenangan bagi umat Muslim.

Dalam surah Asy Syura ayat 28, Allah SWT berfirman, “Dan dialah yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan dialah yang maha pelindung lagi maha terpuji.” Ayat ini menjelaskan bahwa hujan adalah bentuk rahmat dari Allah SWT, yang bisa dijadikan sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa. Hal ini diperkuat oleh hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Al Hakim, “Doa tidak tertolak pada dua waktu, yaitu ketika azan berkumandang dan ketika hujan turun.”

doa pereda hujan dalam kitab Fiqh As Sunnah

Berikut enam doa pereda hujan yang bisa diamalkan oleh umat Muslim:

1. Doa Pereda Hujan Versi Pertama

doa pereda hujan untuk menjaga keselamatan diri

Bacaan:

“Bismillahilladzi la yadhurru ma’asmihi syaiun fillardhi wala fissamai wahuwassami’ul ‘alim.”

Arti:

“Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat), dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (HR Abu Daud)

2. Doa Pereda Hujan Versi Kedua

Bacaan:

“Allahumma hawalayna wa la ‘alaina. Allahumma ‘alal-akaami wadh-dhiraabi wa butuunil-awdiyati wa manaabitish-shajar.”

Arti:

“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan di atas kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di atas bukit-bukit, gunung-gunung, lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.” (HR Bukhari dan Muslim)

3. Doa Pereda Hujan Versi Ketiga

Bacaan:

“Allaahumma innii as-aluka khairahaa wa khaira maa fiihaa wa khaira maa ursilat bih. Wa-a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa syarrimaa ursilat bih.”

Arti:

“Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya.”

4. Doa Pereda Hujan Versi Keempat

Bacaan:

“Subhaanal ladzii yusabbihur ra’du bihamdihii wal malaa-ikatu min khiifatih.”

Arti:

“Maha Suci Allah, Yang petir bertasbih dengan memuji kepada-Nya, dan para malaikat takut kepada-Nya.”

5. Doa Pereda Hujan Versi Kelima

Bacaan:

“Allahummaj’alhu shayyiban naafi’an.”

Arti:

“Ya Allah, jadikanlah hujan ini bermanfaat.”

6. Doa Pereda Hujan Versi Keenam

Bacaan:

“Muthirnaa bi-fadhlillaahi wa rahmatih.”

Arti:

“Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah.”

Doa pereda hujan tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga merupakan bentuk pengakuan akan kuasa Allah SWT. Dengan membaca doa ini, umat Muslim diingatkan untuk selalu berharap kepada Tuhan dan menjaga kepercayaan diri dalam menghadapi kondisi alam yang tidak pasti. Selain itu, doa ini juga menjadi sarana untuk memperkuat iman dan meningkatkan rasa syukur terhadap anugerah Allah.

Banyak orang yang merasa tenang setelah membaca doa pereda hujan. Bahkan, beberapa penelitian psikologis menunjukkan bahwa doa bisa menjadi cara untuk mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental. Dengan demikian, doa pereda hujan tidak hanya berdampak spiritual, tetapi juga psikologis.

doa pereda hujan dalam lingkungan alam

Jika Anda ingin mencoba amalan ini, lakukan dengan ikhlas dan penuh keyakinan. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menghindari hal-hal yang bisa merusak alam. Dengan begitu, doa pereda hujan akan lebih efektif dan bermakna.

FAQ

doa pereda hujan dalam konteks kehidupan sehari-hari

Q: Apakah doa pereda hujan harus dibaca dalam bahasa Arab?

A: Tidak, doa pereda hujan bisa dibaca dalam bahasa apa pun selama maknanya jelas dan dibaca dengan niat yang tulus.

Q: Apakah doa pereda hujan bisa dibaca kapan saja?

A: Ya, doa pereda hujan bisa dibaca kapan saja, terutama saat cuaca tidak menentu atau sedang hujan.

Q: Apakah doa pereda hujan bisa membantu mengurangi bencana alam?

A: Doa pereda hujan bisa menjadi sarana untuk memohon perlindungan dari Allah SWT, tetapi tidak bisa sepenuhnya mencegah bencana alam.

Q: Bagaimana cara mengamalkan doa pereda hujan secara rutin?

A: Anda bisa membaca doa pereda hujan setiap hari atau saat cuaca tidak menentu. Pastikan untuk membacanya dengan hati yang tulus dan penuh kepercayaan.

Q: Apakah doa pereda hujan hanya untuk orang Muslim?

A: Doa pereda hujan adalah amalan agama Islam, sehingga hanya dilakukan oleh umat Muslim. Namun, prinsipnya sama dengan doa-doa lain yang ditujukan kepada Tuhan.

Doa pereda hujan adalah bagian dari tradisi spiritual yang kaya akan makna dan manfaat. Dengan membaca doa ini, kita tidak hanya memohon perlindungan dari Allah SWT, tetapi juga mengingatkan diri untuk selalu bersyukur dan menjaga hubungan dengan Sang Pencipta. Semoga doa pereda hujan ini bisa menjadi jalan untuk menjaga keseimbangan alam dan kehidupan manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *